Komisi III DPRD Kepri, dipimpin langsung Widiastadi Nugroho menggelar pertemuan dan infeksi mendadak (Sidak) kantor PLN Bright Batam, senin kemarin. Kedatangan legislator dapil Batam ini, untuk memastikan terkait pemadaman listrik di wilayah Batam.
Kepada pihak menejemen Bright PLN Batam, anggota Komisi III DPRD Kepri ini, meminta agar transparan memaparkan, apa yang menjadi persoalan listrik di Kota Batam.
Selain itu ia meminta jika memang ada persoalan yang menyebabkan listrik padam, harus segera diselesaikan.
Selain keluhan dari masyarakat, pihaknya juga meminta agar fokus juga terkait pelaksana Pemilu saat ini. Harus diantisipasi ketika KPU sedang melakukan perhitungan suara karena mereka menggunakan komputer dalam proses perhitungan suaranya, kalau sempat listrik padam perhitungannya bisa terganggu.
Dari beberapa kendala di pembangkit tersebut saat ini Bright PLN Batam hanya mampu menghasilkan daya total 454 MW sedangkan kebutuhan pada beban puncak mencapai 465 MW.
Namun pihak Bright PLN Batam. Selain rapat dengan Bright PLN Batam, Komisi III juga meninjau sejumlah pembangkit yang mengalami kerusakan yakni di PLTGU Uncang dan PLTMG DEB Panaran. Hadir dalam peninjaun tersebut semua anggota Komisi III.***
Narasi dan Foto : Istimewa





















