Beranda Natuna Kesbang Pol Natuna gelar rapat kerukunan umat beragama

Kesbang Pol Natuna gelar rapat kerukunan umat beragama

0

Delta Kepri – Badan Kesatuan Bangsa, Politik Daerah Kabupaten Natuna menggelar rapat koordinasi kerukunan antar umat beragama di Ruang Aula Natuna Hotel Ranai, Rabu (24/05) kemarin pagi.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh umat beragama, seperti Konghucu, Kristen, Khatolik, dan Islam.

Menurut Wakil Bupati Natuna Ngesti, keberagaman itu tidak terlepas dari keharmonisab bagi semua kalangan. Apalagi terkait dengan perselisihan yang selama ini terjadi diberbagai Daerah lain.

“Hal seperti ini perlu kita jaga bersama. Tentunya bagaimana cara Pemerintah Kabupaten Natuna dalam menyikapi kerukunan umat beragama, sehingga penting dibentuk Forum Kerukunan Antar Umat Beragama,” ujar Ngesti.

Lanjut Ngesti, Forum Komunikasi Antar Umat Beragama yang telah dibentuk ini, diharapkan berjalan dengan baik dan menerima masukan-masukan positif demi kerukunan antar umat beragama.

Baca Juga :   Tanggap Laporan Masyarakat, Bupati Natuna Tinjau Jembatan Penghubung antar Desa

“Kita ingin forum ini mempunyai satu keaktifan sehingga kita bisa memberikan masukan-masukan dan juga kegiatan – kegiatan yang positif khususnya untuk membina antar umat beragama,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Natuna, Sudarmadi mengatakan, meski di Natuna perbedaan jumlah umat beragama antara agama Islam dengan agama lainnya cukup signifikan, namun tidak menutup kemungkinan adanya gesekan antar umat beragama.

“Kami dari Kemenag sudah melakukan berbagai hal, untuk menciptakan suasana kondusif antar umat beragama di Natuna,” ungkap Sudarmadi.

Baca Juga :   Berikut Jawaban Anggota Komisi III DPRD Natuna Terkait Pembangunan Sarang Burung Walet

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Natuna Wan Zawali, berharap antar umat beragama yang ada di Natuna saling menghargai satu sama lain. Karena hal ini sangat penting, untuk meredam timbulnya potensi gesekan antar umat beragama.

“Jika ada masalah kecil, segera selesaikan, agar tidak berkelanjutan. Hargai perbedaan,” tegas Wan Zawali. (Afrizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here