BatamHeadlineNasional

Kemenkes Dukung RSBP Batam Kembangkan Layanan Jantung dan Kanker

×

Kemenkes Dukung RSBP Batam Kembangkan Layanan Jantung dan Kanker

Sebarkan artikel ini
Dipimpin oleh Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, manajemen RSBP Batam melakukan audiensi langsung dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, di Jakarta.F-Humas BP Batam

JAKARTA, deltakepri.co.id — Kementerian Kesehatan mendukung rencana pengembangan layanan prioritas nasional di Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam), khususnya untuk layanan jantung dan kanker.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus saat menerima audiensi manajemen BP Batam dan RSBP Batam di Jakarta, Jumat, 7 Februari 2026.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara BP Batam dan Kementerian Kesehatan yang telah ditandatangani sejak 2022.

Pertemuan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi RSBP Batam dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pengembangan RSBP Batam diarahkan tidak hanya sebagai rumah sakit penunjang investasi, tetapi juga sebagai rumah sakit pendidikan dan rujukan layanan prioritas nasional.

Baca Juga :  Kapolda Kepri pimpin langsung penangkapan 1,6 Ton Sabu

“RSBP Batam kami dorong untuk berperan lebih luas, termasuk mendukung program prioritas kesehatan nasional dan pengembangan rumah sakit pendidikan,” kata Ariastuty.

Dalam audiensi tersebut, BP Batam mengajukan dua kerja sama utama kepada Kementerian Kesehatan.

Pertama, penguatan RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan sekaligus rumah sakit pengampu.

Kedua, pengembangan layanan prioritas nasional meliputi kanker, jantung, stroke, urologi, serta kesehatan ibu dan anak (KJSU-KIA).

Manajemen RSBP Batam juga menyampaikan kesiapan menghadapi akreditasi Paripurna yang mensyaratkan penguatan sarana dan prasarana, khususnya untuk layanan unggulan kardiovaskular.

Baca Juga :  Pendaftaran PPDB Tanjungpinang Mulai Dibuka 24 Juni 2024

Selain itu, rumah sakit ini turut memaparkan rencana pengembangan layanan hiperbarik yang akan diusulkan melalui mekanisme resmi.

Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus menilai penguatan layanan jantung di daerah menjadi kebutuhan mendesak, terutama di luar Pulau Jawa.

Menurut dia, pemerataan layanan kesehatan merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu pelayanan.

“Penguatan fasilitas kesehatan idealnya diberikan kepada rumah sakit yang sudah siap, baik dari sisi sumber daya manusia maupun tata kelola layanan,” ujar Benyamin.

Baca Juga :  Wawako Raja Ariza Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis di Tanjungpinang

Ia juga menilai Batam memiliki posisi strategis sebagai pusat layanan kesehatan regional dan tujuan wisata medis di Kepulauan Riau.

Karena itu, Benyamin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar pengembangan layanan kesehatan berjalan berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut audiensi, BP Batam dan RSBP Batam akan menyiapkan usulan teknis lanjutan kepada Kementerian Kesehatan serta menjadwalkan pertemuan berikutnya guna mempercepat realisasi kerja sama yang telah dibahas. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *