Beranda HuKrim Kejati Kepri Sebut Penyelidikan Dugaan Korupsi Pengendalian Banjir Jalan Pemuda Ditingkatkan

Kejati Kepri Sebut Penyelidikan Dugaan Korupsi Pengendalian Banjir Jalan Pemuda Ditingkatkan

0
Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepri Lambok MJ Sidabutar saat diwawancarai dugaan korupsi proyek Kementerian PUPR di Kantor Kejati Kepri, Jumat, (16/12/2022)/f-yuli

Deltakepri.co.id|Tanjungpinang – Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepri Lambok MJ Sidabutar mengatakan status penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Folder Pengendalian Banjir di Kota Tanjungpinang ditingkatkan.

“Kasus dugaan korupsi proyek pengendalian banjir di Jalan Pemuda Gang Natuna itu telah diserahkan ke Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Kepri,” kata Lambok, Jumat (16/12/2022) pagi.

Untuk peningkatan status, Lambok menjelaskan, berdasarkan surat perintah operasi intelijen Kepala Kejaksaan tinggi Kepulauan Riau.

Surat perintah diperpanjang tanggal 31 Mei 2022. Hasilnya sudah dilakukan permintaan keterangan tujuh (7) orang saksi serta memeriksa dokumen kontrak dan lainnya.

“Dari keterangan saksi dan pemeriksaan dokumen kita kumpulkan pelaksanaan kegiatannya di tahun 2021. Penyedia barang PT Belimbing Sriwijaya. Kontraknya Rp16.341.433.27,” jelas Lambok.

Menurut Lambok, dari hasil penyelidikan khusus, diperoleh kesimpulan bahwa pembangunan folder pengendalian banjir Jalan Pemuda terindikasi merugikan keuangan negara.

“Kurang lebih indikasi kerugian sementara sebesar Rp2,9 Miliar. Kasus telah kita tingkatkan dan diserahkan ke pidana khusus. Hasil realnya menunggu perhitungan BPKP atau BPK,” ungkapnya.

Poyek pembangunan folder pengendalian banjir di Jalan Pemuda Kota Tanjungpinang bersumber dari APBN Tahun 2021 dengan pagu Rp22 Millar Kementrian Pekerjaan umum dan Perumahan rakyat (PUPR).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here