BATAM, deltakepri.co.id — Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) resmi meluncurkan program Manajemen Talenta Batam (MANTAB) sebagai strategi baru untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan di Kota Batam yang masih menghadapi tingginya angka pengangguran, di Balairung Sari BP Batam, Senin (8/12/2025).
Program MANTAB dirancang sebagai platform manajemen ekosistem talenta, bukan sekadar pelatihan singkat.
Program ini mencakup penyelarasan data tenaga kerja, sertifikasi kompetensi, job matching, hingga pengembangan creative hub.
Pada kesempatan itu, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Batam saat ini berada pada tren positif.
Hingga triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi kota ini mencapai 6,89 persen, hampir mendekati target 7 persen.
Investasi juga melonjak signifikan. Nilai realisasi investasi pada triwulan III tercatat mencapai Rp54,7 triliun dengan lebih dari 1.700 perusahaan aktif di sektor manufaktur, logistik, dan teknologi.
Namun, di balik pesatnya aktivitas industri tersebut, Batam masih menghadapi persoalan serius: angka pengangguran terbuka mencapai lebih dari 50.000 orang atau sekitar 7,68 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.
“Hari ini kita menjawab tantangan itu dengan cara berbeda melalui platform MANTAB,” ujar Fary. “Kami ingin Batam tidak hanya dikenal karena kemudahan berusaha, tetapi juga karena kualitas sumber daya manusianya.”
Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyebut peluncuran MANTAB sebagai langkah strategis untuk meminimalkan kesenjangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja terampil.
Ia menyebutkan, transformasi industri Batam dari sektor padat karya menuju padat modal, tingginya arus migrasi, hingga terbatasnya pelatihan tenaga kerja menjadi faktor penyebab meningkatnya jumlah pencari kerja.
“BP Batam tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh kolaborasi dengan pemerintah pusat, daerah, dan seluruh mitra kerja,” tegasnya.
Amsakar juga menegaskan perlunya memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal agar bisa bersaing dalam sektor industri yang semakin kompetitif.
Sebagai tindak lanjut, BP Batam melakukan demo pengisian data pada platform MANTAB dan menyerahkan Apresiasi Nota Komitmen Perekrutan sebanyak 55.375 tenaga kerja dari 26 industri baru yang akan berinvestasi dalam tiga tahun mendatang.
Dengan hadirnya MANTAB, BP Batam berharap ekosistem ketenagakerjaan di Batam semakin terintegrasi dan mampu menekan angka pengangguran di kota industri tersebut. (*)












