JAKARTA, deltakepri.co.id – Kota Batam kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra berhasil meraih penghargaan kategori Akselerasi Penanggulangan Kemiskinan Tingkat Kota (Fiskal Tinggi) pada Malam Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025 yang digelar di Flores Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, Senin (1/12/2025) malam.
Penghargaan diserahkan oleh Direktur Pusat Data dan Analisis Majalah Tempo, Philipus Parera, dan diterima langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, disaksikan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian.
Kategori ini menilai kemampuan daerah menurunkan jumlah penduduk miskin (P0) serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin (P1).
Batam dinilai memiliki akselerasi penanggulangan kemiskinan paling signifikan di antara kota berkategori fiskal tinggi, dengan capaian penurunan sebesar 0,11%, melampaui rata-rata nasional.
Selain Batam, penghargaan juga diberikan berdasarkan kapasitas fiskal daerah untuk tingkat provinsi dan kabupaten.
Kota Sabang (fiskal rendah) dan Palembang (fiskal sedang) ikut menerima penghargaan pada tingkat kota, sementara Batam menjadi yang terbaik di kategori fiskal tinggi.
Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan penghargaan ini menjadi suntikan semangat bagi daerah untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Tempo memiliki kredibilitas tinggi, sehingga penghargaan ini penting untuk memotivasi kepala daerah memenuhi harapan rakyat,” ujar Tito.
Ia menjelaskan, mulai 2026 Kemendagri akan menyiapkan anggaran sebesar Rp1 triliun sebagai insentif bagi 200 daerah yang berkinerja terbaik di berbagai sektor, seperti pengendalian inflasi, penurunan stunting, penanganan sampah, pertumbuhan ekonomi, hingga penurunan angka kemiskinan.
Menurut data Kemendagri, dari 93 kota di Indonesia, hanya 11 yang berada pada kategori fiskal kuat.
Batam menjadi salah satu dari sedikit daerah yang mampu melakukan akselerasi penanggulangan kemiskinan secara efektif meski berada dalam kategori fiskal tinggi.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan apresiasinya atas penghargaan tersebut dan menyebut pencapaian ini sebagai hasil kerja sama seluruh elemen daerah.
“Prestasi ini bukan hasil kerja individu, tetapi bukti dari kebijakan yang pro masyarakat dan kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan,” ujar Amsakar setelah menerima penghargaan.
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat Pemerintah Kota Batam untuk terus mendorong percepatan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Penulis: Deni
Editor: Indra












