TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id – Penutupan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke XI Provinsi Kepulauan Riau berlangsung meriah di halaman Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (25/6/2025) malam.
Ribuan masyarakat tampak memadati lokasi penutupan, menyaksikan langsung rangkaian akhir dari ajang religi tahunan tersebut.
Acara penutupan diawali dengan penampilan marching band yang memukau, dilanjutkan sambutan dari Ketua LPTQ Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, yang menyampaikan makna mendalam dari STQH sebagai bagian dari perjalanan rohani umat Islam.
“STQH bukan sekadar lomba membaca atau menghafal Al-Qur’an dan Hadits, melainkan upaya kolektif untuk menumbuhkan cinta dan kepedulian terhadap warisan agung Islam. Kemenangan sejati tertanam di hati yang terus mengamalkan nilai-nilai Qur’ani,” ujar Nyanyang.
Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, juga turut memberikan sambutan dan menyampaikan apresiasi atas semangat para kafilah yang telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka selama gelaran STQH XI berlangsung.
“Saya mengimbau seluruh umat Muslim di Kepri agar menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an dan Hadits sejak dini. Ini bukan hanya tentang prestasi, tapi juga tentang cahaya yang menuntun kehidupan kita di dunia dan akhirat,” tegas Ansar.
Dalam ajang ini, Kota Batam kembali meraih juara umum, disusul Tanjungpinang sebagai juara dua dan Kabupaten Karimun di posisi ketiga.
Para pemenang akan mewakili Provinsi Kepri di ajang STQH Nasional yang akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 11–19 Oktober 2025.
Untuk kategori lomba Qasidah dan Rebana, pemenang pertama diraih oleh Al Amin (Tanjungpinang), disusul Raudhatun Nisa (Lingga) dan Maharani (Bintan).
Gubernur Ansar menambahkan bahwa STQH tingkat Provinsi berikutnya akan digelar di Kota Batam, seiring dengan keberhasilan Batam mempertahankan gelar juara umum. (DK)












