BATAM, deltakepri.co.id – Sebanyak 43.791 penumpang tercatat meninggalkan Batam melalui pelabuhan domestik selama periode 13–16 Maret 2026.
Data Badan Pengusahaan Batam menunjukkan angka tersebut meningkat 4,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, mengatakan peningkatan mobilitas terjadi seiring tingginya aktivitas masyarakat selama arus mudik Lebaran.
“Penumpang yang datang ke Batam juga meningkat signifikan hingga 18 persen,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Tercatat sebanyak 23.981 penumpang tiba di Batam melalui pelabuhan domestik pada periode yang sama.
BP Batam memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 27 hingga 29 Maret 2026, seiring kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret.
Pihaknya mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik dan membeli tiket melalui jalur resmi guna menghindari praktik percaloan.
Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan optimalisasi pelayanan menjadi prioritas selama periode angkutan Lebaran.
BP Batam telah menyiagakan posko angkutan laut di sejumlah titik, antara lain Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur, Terminal Ferry Sekupang, Harbour Bay, serta Terminal Bintang 99 Persada.
“Posko ini menjadi pusat kendali untuk merespons dinamika di lapangan secara cepat,” kata Amsakar.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan pihaknya terus memperkuat koordinasi antarinstansi guna menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang.
“Kami memastikan pelayanan berjalan optimal, terutama di titik dengan kepadatan tinggi,” ujarnya.
BP Batam menyatakan akan terus meningkatkan pengawasan dan kesiapan operasional, khususnya menjelang puncak arus balik Lebaran. (*)












