Lingga

50 Perwakilan Desa di Lingga Ikuti Dialog Interaktif Anti Korupsi

×

50 Perwakilan Desa di Lingga Ikuti Dialog Interaktif Anti Korupsi

Sebarkan artikel ini
Dialog interaktif anti korupsi di kantor Inspektorat Kabupaten Lingga. (f/istimewa)

DELTAKEPRI.CO.ID, LINGGA – Inspektorat Kabupaten Lingga kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan akuntabel. Hal ini ditandai dengan digelarnya Dialog Interaktif Anti Korupsi di Kantor Inspektorat Kabupaten Lingga, Senin (17/11/2025).

Dengan mengusung tema penguatan nilai anti korupsi sebagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan APBDesa.

kegiatan ini difokuskan untuk menumbuhkan kesadaran dan komitmen bersama dalam mencegah tindak korupsi serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.

Regulasi Terbaru: Desa Harus Makin Akuntabel

Dalam dialog tersebut, dijelaskan adanya penyempurnaan regulasi melalui UU Nomor 3 Tahun 2024 sebagai perubahan dari UU Nomor 6 Tahun 2014. Aturan ini menegaskan ulang tata kelola keuangan desa, kewenangan kepala desa, serta penyelenggaraan pemerintahan desa dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  8 Potret Warga Lingga Nikmati Tradisi Mandi Safar

Selain itu, Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa menjadi landasan teknis pengelolaan dana desa yang menuntut proses keuangan yang bersih, terencana, dan terkontrol.

Inspektur: Pencegahan Dimulai dari Sikap dan Integritas

Inspektur Daerah Kabupaten Lingga, M. Jais, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya kolektif dalam menanamkan nilai-nilaiI, integritas, kejujuran, tanggung jawab.

“Desa adalah ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Pencegahan korupsi dimulai dari perubahan sikap dan penguatan nilai integritas, serta ketaatan pada aturan dalam setiap proses pengelolaan keuangan desa,” tegasnya.

Baca Juga :  Rp4,965 Miliar, ini rincian kegiatan BKPP Lingga TA 2018

Ia juga mengajak seluruh perangkat desa untuk menjadikan dialog ini sebagai momentum meningkatkan moral, etika kerja, dan komitmen membangun desa yang transparan, partisipatif, serta bertanggung jawab.

Kades, BPD, dan Kaur Keuangan Jadi Sasaran Utama

Dialog ini diikuti oleh perwakilan 50 desa dari total 75 desa di Kabupaten Lingga, khususnya yang berasal dari Kecamatan:

Kepulauan Senayang

Bakung Serumpun

Temiang Pesisir

Katang Bidare

Peserta yang hadir terdiri dari:

Kepala Desa

BPD

Kaur Keuangan

Hal ini menunjukkan fokus kuat pemerintah dalam memperkuat kapasitas aparatur desa yang bersentuhan langsung dengan pengelolaan APBDesa.

Baca Juga :  Raja Ariza: Tata Kelola Bersih Tingkatkan Kepercayaan Publik

Kolaboratif dan Antisipatif

Turut hadir dalam kegiatan ini:

Kasi Intel Kejaksaan Negeri

Inspektur Daerah

Kepala OPD

Unsur pemerintahan desa

Lewat dialog interaktif ini, Pemkab Lingga berharap jumlah tindak pidana korupsi desa dapat ditekan, dan perangkat desa semakin terlatih dalam tata kelola yang sesuai aturan, bersih, dan berkeadilan.

Dengan penguatan nilai anti korupsi, Lingga bergerak menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *