KepriLingga

Bukan Ingin Dipuji, Engku Putri : Inilah rupa dan bentuk Himpunan Melayu Raya

×

Bukan Ingin Dipuji, Engku Putri : Inilah rupa dan bentuk Himpunan Melayu Raya

Sebarkan artikel ini

DELTAKEPRI.CO.ID, LINGGA – Himpunan Melayu Raya (Hi-Melaya) Korwil Lingga melalui Ketua dan Engku Putri Hi-Melaya Kecamatan Lingga melakukan kegiatan sosial dibeberapa desa Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Gerakan itu digagas oleh Engku Putri Hi-Melaya Korwil Lingga Rafeah. Pada kesempatannya Rafeah mengungkapkan, bahwa masih banyak saudara-saudari yang umurnya telah lanjut usia perlu perhatian.

Mereka yang lansia mengalami kesusahan, bahkan kata Rafeah, untuk makan sehari-hari saja mereka harus menunggu belas kasihan dari warga sekitar.

Engku Putri Hi Melaya Lingga saat berada dikediaman salah seorang warga yang terkulai lemah di pembaringan

“Sebagian dari mereka yang merasa belum tersentuh, memilih diam. Melihatnya saja saya sedih, rata-rata umur mereka sudah lansia dan tidak produktif lagi untuk bekerja,” ujar Rafeah dengan raut mimik sedih kepada Delta Kepri, Jumat (30/08/2019).

Baca Juga :  Komisi III DPRD Kepri Tinjau Lokasi Limbah di Batam

Dijelaskan Rafeah, kegiatan sosial yang dilakukan ini kata dia menyasar hingga sepuluh KK (Kartu Keluarga), rata-rata dari mereka merupakan orang tua–janda yang sudah tidak bisa bekerja lagi.

“Hari ini saya menyelusuri beberapa desa mulai dari RT ke RT, penelusuran kami mulai dari jam 01:00 WIB siang sampai jam 05:00 WIB sore, total rumah yang kami singgahi ada 10 KK,” jelasnya.

Menurut Rafeah, semua kegiatan sosial ini bukanlah untuk mencari pujian, akan tetap inilah rupa dan bentuk Hi-Melaya Kepri yang selalu mengedepankan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.

Baca Juga :  Gubernur Kepri beri semangat dalam berolahraga
Engku Putri Hi Melaya saat berbagi rasa kepedulian terhadap sesama

“Saya mewakili melayu raya untuk menjalankan tugas ini. Dengan senang hati, saya bergabung di melayu raya bukan untuk mencari pujian, karna di melayu raya kepedulian kepada masarakat yang kurang mampu adalah hal yang harus di utamakan. Insyallah apa yang kita tanam maka itu yang kita tuai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Hi-Melaya Kecamatan Lingga, Rasyid mengaku bangga dan terharu dengan kegiatan sosial yang dijalankan oleh anggota Engku Putri Kecamatan Lingga.

Rasyid mengungkapkan apresiasinya atas apa yang dilakukan oleh engku putri. Menurut Rasyid, hal itu merupakan kepedulian nyata sesuai arahan pembina utama Hi-Melaya Kepri, mengedepankan sifat untuk saling berbagi serta peduli kepada sesama.

Baca Juga :  Bahas Peluang Kerja Sama, Gubernur dan Cen Sui Lan Temui Duta Besar Tiongkok

“Saya sangat salut dengan gerakan engku putri saya kak Feah, yang selalu berkunjung dan melihat langsung masyarakat kita yang kurang mampu, bahkan kak Feah saat melaukan kegiatan sosial ia tidak pernah menunggu perintah atasan, karna dia paham betul apa fungsi dan kewajibannya, bagi saya itu merupakan nilai postifi bagi kami,” tambah Rasyid.

Sebagaimana diketahui sasaran kegiatan sosial tersebut, seperti penjelasan Rafeah meliputi sepuluh warga di berbagai desa. Adapun kesepuluh itu diantaranya Warga Desa Melukap, Desa Melukap Darat, Panggak Laut, Panggak Darat, Kampung Mentok, Kampung Tembage, Seranggong, Kampung Budos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *