KepriTanjungpinang

Guntur Sakti: Ini 3 Strategi Gaet Wisman ke Tanjungpinang di Tengah Depresiasi Rupiah

×

Guntur Sakti: Ini 3 Strategi Gaet Wisman ke Tanjungpinang di Tengah Depresiasi Rupiah

Sebarkan artikel ini
Dinas Pariwisata menggelar Forum Group Discussion (FGD) strategi pemasaran pariwisata, khususnya dalam menyikapi kebijakan visa bebas kunjungan di Hotel Bintan Plaza pada Rabu (7/5/2025)/f-dk

TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id – Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Tanjungpinang, Dinas Pariwisata setempat menggelar Forum Group Discussion (FGD) strategi pemasaran pariwisata, khususnya dalam menyikapi kebijakan visa bebas kunjungan.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Bintan Plaza pada Rabu (7/5/2025) ini menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Guntur Sakti, Sekda Tanjungpinang Zulhidayat, serta sejumlah pemangku kepentingan industri pariwisata.

Dalam paparannya, Guntur Sakti menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata untuk memanfaatkan momentum kebijakan visa bebas dan depresiasi rupiah terhadap dolar Amerika.

Baca Juga :  Raih 19 Emas, Atlet Tanjungpinang Duduki Peringkat 2 Sementara

“Saat ini Gubernur tengah memperjuangkan skema pembebasan visa untuk entitas tertentu di Singapura. Ini peluang besar bagi pelaku pariwisata untuk gencar memasarkan paket-paket menarik,” ujar Guntur.

Ia menambahkan, Tanjungpinang telah memiliki positioning yang jelas sebagai Destinasi Wisata Culture and Heritage, hasil perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa.

Hal ini diperkuat oleh Perpres Nomor 1 Tahun 2024 tentang arah pengembangan pariwisata nasional.

“Ini saatnya Tanjungpinang melakukan rebranding. Identitas wisata berbasis warisan budaya menjadi keunggulan yang harus diangkat,” katanya.

Baca Juga :  Dapati Laporan Warga, Dishub Bintan Segera Pasang Markah Kejut

Guntur pun membagikan tiga tips penting bagi pelaku pariwisata agar bisa menarik wisatawan mancanegara:

1. Gencarkan promosi melalui digital marketing yang menyasar langsung target pasar.

2. Kolaborasi dengan travel agent untuk membuat paket wisata yang menarik dan unik.

3. Berikan service excellence di setiap lini produk dan layanan pariwisata.

Sementara itu, Sekda Tanjungpinang Zulhidayat menyatakan bahwa pariwisata kota saat ini sedang menghadapi tantangan besar akibat lesunya ekonomi.

Meski demikian, ia menilai pariwisata tetap menjadi sektor potensial dengan investasi rendah tapi dampak ekonomi tinggi.

Baca Juga :  Iduladha di Lingga, Nyanyang Haris Ingatkan Makna Pengorbanan dan Persatuan

“Tanjungpinang punya keunikan budaya yang tidak dimiliki daerah lain. Kami akan dorong digital marketing dan rebranding melalui konten kreatif bersama para kreator lokal,” tutupnya. (DK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *