Beranda Lingga GEMA sampaikan aspirasi di kantor Bupati Lingga

GEMA sampaikan aspirasi di kantor Bupati Lingga

0

Delta Kepri – Puluhan pemuda yang tergabung dalam ormas Gema (Gerakan-Masyarakat) Lingga melakukan aksi di depan halaman kantor Bupati, Senin (26/2) pagi.

Dalam aksinya, Ketua Ormas, Zuhardi menyampaikan aspirasi tentang penuntasan segala polemik yang ada di Kabupaten Lingga, mengenai pendidikan, kesehatan dan termasuk PT CSA yang diduga menyaplok lahan masyarakat.

“Jangan hanya berkoar di media dengan menujukan sikap tegas, tapi perlihatkan kepada kami ‘Bupati tidak bersekongkol’. Kalau tidak bisa menuntaskan apa yang kami sampaikan, maka kami akan menduduki kantor bupati dengan massa yang lebih banyak lagi,” kata Zuhardi dalam hearingnya di depan halaman kantor bupati, Senin (26/2), sekitar pukul 09.30 WIB pagi.

Baca Juga :   Bahas Pertanian bersama Menteri, Bupati Lingga dapat 500 ekor Sapi

Dalam hearing yang disampaikan tersebut, akhirnya diterima oleh Bupati Lingga, Awe yang saat itu baru saja tiba dari Dabo.

Sementara itu, Awe memberikan waktu kepada seluruh pemuda memasuki Aula, tepat di samping kantor Bupati.

Satu-persatu apa yang disampaikan pemuda tampak direspon baik oleh Bupati dan Wakil Bupati beserta jajarannya.

“Saya berterimaksih atas semua penyampaian yang telah diberikan kepada saya. Ini semua akan kita tindaklanjuti, mengenai pendidikan, kesehatan sudah kita bahas,” terang Awe.

Ia juga mengatakan bahwa terkait PT CSA yang diduga telah menyaplok lahan, ia akan memanggil 10 Kepala Desa yang bersangkutan.

Baca Juga :   Bazar Imlek berpindah, ada apa di Jalan Teuku Umar?..

“Sepuluh kepala desa akan kita panggil hari ini. Kita meminta klarifikasi mereka. Kalau tidak bisa memberikan klarifikasi terkait permasalahan lahan tersebut, maka akan kita ambil tindakan tegas sesuai prosedur,” katanya.

Menurutnya, beberapa kepala desa yang ada di kabupaten lingga telah mengaku bahwa mereka ikut andil di dalamnya.

“Sebagian ada yang mengaku dan ada juga yang lupa, maka dari itu hari ini kita akan panggil kembali kesepuluh kepala desa tersebut untuk klarifikasi,” tegasnya. (Simarmata)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here