Batam

Investasi Batam Tembus Rp17,4 Triliun, Amsakar Sebut Kepercayaan Investor Kian Menguat

×

Investasi Batam Tembus Rp17,4 Triliun, Amsakar Sebut Kepercayaan Investor Kian Menguat

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad/F-istimewa

BATAM, deltakepri.co.id – Kota Batam mencatat realisasi investasi sebesar Rp17,4 triliun pada triwulan I tahun 2026.

Nilai tersebut tumbuh signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan memperkuat posisi Batam sebagai pusat investasi di wilayah barat Indonesia.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan capaian itu menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Batam.

“Pertumbuhan PMDN ini menjadi sinyal positif bahwa investor domestik semakin percaya terhadap prospek ekonomi dan kepastian investasi di Batam,” kata Amsakar, Selasa, 12 Mei 2026.

Baca Juga :  Tepis Isu Pemotongan, DPRD Batam Pastikan Dana Pendidikan 2026 Tetap Utuh

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, realisasi investasi Batam tumbuh 102,85 persen dibandingkan triwulan I tahun sebelumnya. Angka tersebut juga meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan IV 2025.

Dari total investasi tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp8,5 triliun atau tumbuh hingga 216 persen secara tahunan. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp8,8 triliun.

Menurut Amsakar, pertumbuhan PMDN dan PMA yang relatif seimbang menunjukkan fondasi investasi Batam semakin kuat.

Ia menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari dukungan infrastruktur, kawasan industri, serta kemudahan layanan investasi yang terus dikembangkan.

Baca Juga :  Batam Bangun Pipa Gas WNTS, Amsakar: Energi Tak Boleh Jadi Beban

Investasi di Batam masih didominasi sektor industri bernilai tambah. Industri mesin dan elektronik menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 23,65 persen.

Selanjutnya disusul industri kimia dan farmasi sebesar 21,18 persen, serta sektor jasa lainnya sebesar 17,70 persen.

Sementara itu, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran berkontribusi sebesar 13,09 persen terhadap total investasi.

Amsakar menyebut komposisi investasi tersebut menunjukkan arah pembangunan Batam yang semakin mengarah pada penguatan industri modern dan ekosistem bisnis terpadu.

Dari total realisasi investasi Provinsi Kepulauan Riau sebesar Rp23,8 triliun pada triwulan I 2026, Batam menyumbang sekitar 73,5 persen.

Baca Juga :  Jaga Ketahanan Air Baku, BP Batam Sambut Rencana Penanaman 1000 Mahoni

“Batam terus menunjukkan kemampuan dalam menarik investasi sekaligus mempercepat realisasinya secara produktif. Ini menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja,” ujar Amsakar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *