ANAMBAS, deltakepri.co.id – Momen syukuran satu tahun kepemimpinan Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, diwarnai dengan teguran keras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Di hadapan jemaah Masjid Agung Baitul Ma’mur Tarempa, Jumat (27/2/2026), Bupati Aneng blak-blakan menyentil rendahnya etos kerja dan disiplin para abdi negara.
Tanpa basa-basi, Aneng mengaku kerap menerima laporan terkait perilaku tidak terpuji oknum pegawai saat jam dinas. Alih-alih melayani masyarakat, sejumlah ASN kedapatan asyik bermain domino (batu) hingga bermain game di ruang kerja.
“Ada pegawai yang justru santai di kantor, bermain batu, bahkan main game,” ungkap Aneng dengan nada kecewa.
Ia menegaskan bahwa kantor pemerintahan adalah tempat pengabdian, bukan arena hiburan. Buruknya disiplin ini dinilai berdampak langsung pada lambatnya pelayanan publik dan merosotnya kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi di Bumi Beranda Madani.
Hal yang lebih memprihatinkan, Aneng mensinyalir sebagian game yang dimainkan menjurus pada praktik judi online. Ia memperingatkan agar ASN tidak terjerumus ke lubang hitam perjudian yang dapat merusak ekonomi keluarga dan melanggar hukum.
“Beberapa bulan ini TPP (Tunjangan Penghasilan Pegawai) sudah lancar. Jangan sampai uangnya lari ke judi online. Kasihan orang rumah (keluarga),” tambahnya.
Tak main-main, Bupati Aneng menyatakan telah berkoordinasi dengan Kapolres dan Kajari untuk menindak tegas oknum ASN yang terbukti terlibat perjudian atau pelanggaran berat lainnya.
“Kemarin saat buka bersama dengan Kajari dan Kapolres sudah saya sampaikan. Tangkap saja (yang melanggar),” tegasnya.
Pemerintah daerah tidak akan segan menjatuhkan sanksi disiplin sesuai regulasi, mulai dari teguran tertulis hingga sanksi pemecatan bagi yang terbukti melanggar kode etik abdi negara. Langkah ini diambil demi menyelamatkan marwah birokrasi dan menjamin pelayanan publik yang maksimal bagi warga Anambas.(Adv)












