SERANG, deltakepri.co.id — Kota Serang mulai dipadati insan pers dari berbagai daerah menjelang puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
Hingga Jumat, 6 Februari 2026, lebih dari seribu wartawan telah tiba di Banten, yang tahun ini menjadi tuan rumah perhelatan nasional tersebut.
Rombongan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau termasuk di antara peserta yang tiba lebih awal.
Mereka mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat sore dan langsung disambut panitia HPN 2026 Banten.
Penyambutan dilakukan dengan nuansa kearifan lokal. Sekretaris PWI Kepri, Alfian Lumban Gaol, menerima kalungan lomar—ikat kepala khas Suku Baduy—serta cendera mata berupa maskot Provinsi Banten, badak bercula satu, dan tas koja tradisional.
Alfian menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan panitia dan Pemerintah Provinsi Banten.
Menurut dia, kehadiran PWI Kepri di HPN 2026 menjadi bagian dari komitmen insan pers daerah untuk terlibat aktif dalam agenda nasional pers.
Sekitar 20 wartawan dari Kepulauan Riau dijadwalkan mengikuti rangkaian HPN, dengan kedatangan yang berlangsung bertahap pada 6 dan 7 Februari 2026.
Selain Kepri, ratusan wartawan dari berbagai provinsi terus berdatangan.
Dari Sumatera Barat, lebih dari 160 peserta hadir melalui jalur udara dan darat.
PWI Riau mengirim sekitar 130 wartawan, sebagian besar menempuh perjalanan darat menuju Serang.
Peserta dari Pulau Jawa, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan DKI Jakarta, juga telah memenuhi sejumlah hotel di Kota Serang dan sekitarnya.
PWI Jaya menjadi salah satu rombongan yang tiba lebih awal dan menempati penginapan di kawasan Serang Timur.
Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Kemitraan, dan Hubungan Antarlembaga PWI Jaya, Tb Adhi, mengatakan kehadiran PWI Jaya melibatkan berbagai unsur organisasi, mulai dari dewan penasihat hingga kelompok kerja dan IKWI.
HPN 2026 digelar di Banten pada 6–9 Februari 2026.
Agenda tahunan insan pers ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi peran pers nasional dalam menjaga demokrasi, profesionalisme jurnalistik, serta mendukung pembangunan berkelanjutan. (*)












