BATAM, deltakepri.co.id — Kebocoran pipa transmisi di depan Panbil Plaza, Muka Kuning, Rabu (3/12/2025), dipastikan tidak mengganggu aliran air ke pelanggan.
Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan bahwa proses perbaikan dilakukan tanpa penghentian suplai.
Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan perbaikan berlangsung pada dua titik berbeda, yakni pipa steel DN 400 mm di depan Panbil Mall dan pipa steel DN 600 mm di Jalan Letjend. Suprapto, tepatnya di depan gerbang masuk IPA Muka Kuning.
“Tim perbaikan tidak mematikan air. Tujuannya agar suplai ke area pelayanan tetap stabil dan tidak berdampak kepada pelanggan,” ujar Iyus.
Kebocoran terjadi sekitar pukul 12.41 WIB saat pipa transmisi DN 400 mengalami pelepasan sambungan.
Air bertekanan tinggi menyembur ke badan jalan dan membuat permukaan jalan licin.
Sejumlah pengendara motor terlihat menepi untuk menghindari semburan, sementara beberapa mobil memperlambat laju kendaraan.
Corcomm PT Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah, menjelaskan bahwa kebocoran memiliki potensi mengganggu arus kendaraan di sekitar lokasi.
“Tim teknis merespons cepat. Dalam kurang dari 12 menit, semburan air berhasil dihentikan dan kebocoran dikendalikan,” jelas Ginda.
Ginda menegaskan bahwa langkah tanggap darurat tersebut menunjukkan komitmen PT Air Batam Hilir dan BU SPAM dalam menjaga keandalan layanan air bersih di Batam.
“Penanganan cepat ini meminimalkan dampak bagi pengguna jalan maupun pelanggan,” tambahnya.
Insiden ini kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dalam pengelolaan infrastruktur air, mengingat jalur pipa utama di kawasan Muka Kuning menjadi koridor vital distribusi air bagi pelanggan di sejumlah wilayah. (*)












