JAKARTA, deltakepri.co.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mencanangkan Program Pemagangan Kerja Nasional yang memberikan peluang bagi para fresh graduate dan profesional tingkat pemula di seluruh Indonesia.
Program ini menjadi solusi strategis pemerintah dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan, dengan skema magang selama enam bulan serta pemberian honorarium setara Upah Minimum Provinsi (UMP) sesuai domisili peserta.
Di tingkat daerah, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah lebih dulu menjalankan program serupa sejak 2023.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepri, Diky Wijaya, mengatakan program yang digagas atas arahan Gubernur Ansar Ahmad itu menunjukkan hasil menggembirakan.
“Program ini sangat strategis dan terbukti membantu masyarakat Kepri masuk ke dunia industri. Dari sekitar 1.200 peserta magang, hampir 97 persen di antaranya diterima bekerja di tempat mereka magang,” ungkap Diky, Rabu (17/9/2025).
Ia menjelaskan, program pemagangan di Kepri menerapkan sistem kolaboratif antara pemerintah dan pelaku usaha, termasuk pembiayaan transportasi bagi peserta magang. Model ini dinilai berhasil karena saling menguntungkan.
“Pemerintah mendapat dukungan penyerapan tenaga kerja, sementara dunia usaha memperoleh SDM yang siap pakai,” tambahnya.
Diky juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Pemprov Kepri akan memfokuskan program pemagangan di sektor pariwisata.
“Kurang lebih 500 peserta magang akan disalurkan ke hotel-hotel di seluruh wilayah Kepri. Ini bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan ekstrem di wilayah kita,” jelasnya.
Ia berharap, dengan adanya dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026, program pemagangan tersebut dapat diperluas sehingga memberi lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat Kepri.
Penulis: Indra
Editor: Tahan












