Beranda HuKrim Terkait “Tambang bouksit”, Kejati Kepri periksa mantan Kadistamben Lingga

Terkait “Tambang bouksit”, Kejati Kepri periksa mantan Kadistamben Lingga

0

Delta Kepri – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri memeriksa mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lingga Dewi Kartika atas dugaan korupsi dana reklamasi bekas galian tambang bouksit yang hingga kini diduga masih mengendap disalah satu bank.

“Tadi kita lakukan pemeriksaan kepada saudari Dewi Sartika mantan Kadistamben Lingga. Berapa jumlah perusahaan yang telah menyetor dana reklamasi, di bank mana disimpan, apakah sudah dicairkan atau belum, itu yang kita telusuri,” Kata Kasi I Intelijen Kejati Kepri Muhammad Ahsan Thamrin,Selasa(7/2).

Akan tetapi, Ahsan belum bisa membeberkan hasil pemeriksaan tersebut. Pasalnya menurut dia pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Baru pemeriksaan awal, ini pertama kali yang bersangkutan kita panggil. Sementara ini hanya pemeriksaan awal. Rencana besok kita panggil Kabidnya. Selanjutnya kita juga akan panggil Kadistamben Provinsi Kepri,” ucapnya.

Dia menyebutkan, seharusnya dana reklamasi tersebut sudah dipergunakan untuk melakukan reklamasi bekas galian tambang para perusahaan yang melakukan galian dan eksploitasi tambang.

“Sampai sekarang dana itu masih mengendap dibank. Sudah dua tahun aktivitas tambang tidak beroperasi, sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk melakukan reklamasi sesuai Undang-Undang,” sebutnya.

Jika perusahaan tidak mau melakukan reklamasi, seharusnya kata dia, pemerintah wajib menunjuk pihak ke tiga untuk melakukan reklamasi.

Baca Juga :   Melayu Raya Berbagi Takjil

“Pemerintah daerah berkewajiban memerintahkan perusahaan untuk melakukan reklamasi. Kalau perusahaan tersebut tidak mau, pemerintah daerah bisa menunjuk pihak ke tiga. Ini yang kita dalami, apa penyebab perusahaan tidak melakukkan reklamasi, nanti kita dalami itu,” terangnya.

Pemeriksaan tersebut berjalan sekitar 5 jam lebih dari pukul 09.00 pagi hingga pukul 14.00 WIB.

Jumlah kewajiban dana reklamasi yang harus disetor perusahaan tambang sekitar Rp.206 Miliar. Namun yang baru disetor baru sekitar Rp19 Miliar khusus Lingga. (Ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here