BintanHuKrim

Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Desa Lancang Kuning Segera Disidang

×

Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Desa Lancang Kuning Segera Disidang

Sebarkan artikel ini
Tersangka Kasus dugaan korupsi Desa lancang kuning Cholili Bunyani masuk tahap II dan segera di sidangkan, Jum'at (03/11/2023) foto yli

BINTAN, deltakepri.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan gelar pemeriksaan tahapan perkara dugaan Korupsi yang menyeret mantan Kepala Desa (Kades) Desa Lancang Kuning, Jum’at (03/11/2023).

Tersangka Kasus dugaan Korupsi yakni Cholili Bunyani yang menjabat Sebagai Kepala Desa (Kades) Desa Lancang Kuning Tahun 2016 – 2022.

Kini masuk dalam pemeriksaan terhadap Tersangka dan Barang Bukti (Pemeriksaan Tahap II) dari Jaksa Penyidik kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada kejaksaan negeri Bintan.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Fajrian mengatakan, setelah Jaksa peneliti memeriksa berkas perkara dan dinyatakan lengkap, lalu diterbitkan P-21 Nomor: B-2036/L.10.15/Ft.1/11/2023 tertanggal 02 November 2023.

“Kami Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan Penyerahan dan Pemeriksaan terhadap Tersangka dan Barang Bukti tahap II terhadap Tersangka,” kata Fajrian.

Lebih lanjut, sambung Fajrian, yang bersangkutan juga telah dilakukan penahanan oleh JPU selama 20 hari ke depan.

Terhitung mulai hari ini pada tanggal 03 November 2023 hingga22 November 2023 di Rumah Tahanan Kelas I Tanjungpinang.

Dijelaskanya, dalam waktu 14 hari ke depan, JPU Kejari Bintan akan menyusun surat dakwaan dan segera melakukan pelimpahan perkara ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang Kelas IA.

“Setelah 14 hari nanti berkas perkara Tersangak akan dilimpahkan ke PN Tanjungpinang untuk mejalani proses persidangan,” pungkasnya.

Diketahui, Tersangka Cholili Buyani berdasarkan Laporan Hasil Audit oleh Auditor Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau terkait Penghitungan Kerugian Keuangan Negara tentang Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Keuangan Desa Lancang Kuning Tahun Anggaran 2018 – 2021 ditemukan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp999.908.862,-

Atas pperbuatannya, Tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2), dan ayat (3) Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau SUBSIDIAIR Pasal 3 jo. Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2), dan ayat (3) Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *