Beranda Lingga TB Warga Desa Panggak Darat Bantah Jual Beli BBM Mitan, Berikut Penjelasannya

TB Warga Desa Panggak Darat Bantah Jual Beli BBM Mitan, Berikut Penjelasannya

0
Kondisi kios milik TB yang tutup dan berada di Desa Panggak Darat, RT 02 RW 01, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Foto (Marta).

DELTAKEPRI.CO.ID, LINGGA – Dugaan adanya permainan jual beli bahan bakar minyak tanah (Mitan) yang sempat viral menggunakan mobil dinas plat merah di bantah TB (61), warga Desa Panggak Darat, RT 02 RW 01, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Minggu (02/10/2022).

TB mengaku bahwa kejadian yang sebenarnya bukan seperti yang diberitakan selama ini. Ia menyebut kejadian bermula saat seorang rekannya, JN, warga Tanjung Kelit, menghubunginya untuk meminjam dua drum Mitan demi memenuhi kebutuhan warganya.

TB pun menyanggupi lantaran memiliki kelebihan 2 drum dari total 7 drum yang diterimanya berdasarkan kuota yang ia miliki. TB kemudian mengirim minyak tersebut mengunakan mobil plat merah milik pemerintah desa setempat.

“Dari Daik setiap tanggal 20 minyak masuk kan, jadi minyak itu ada kelebihan 2 drum. Cepat-cepat kawan ini (JN) minta bagi, jadi saya bagikan,” kata TB ketika ditemui awak media ini, di kios klontongnya, Minggu sore.

Bahkan dalam perbincangan tersebut, TB mengaku sudah menerima panggilan dari pihak kepolisian (Polsek Daik) untuk dimintai keterangan dan menjelaskan kronologis awal hingga akhir kejadian. Namun ia enggan merinci apa-apa saja yang dipaparkannya.

Disinggung mengenai mobil dinas plat merah yang sempat Ia gunakan untuk mengantar minyak ke Tanjung Kelit melalui Pelabuhan Sei Tenam, TB mengaku sudah meminta izin kepada pemerintah daerah setempat.

“Mobil itu mobil desa, plat merah. Saya pinjam dan sudah izin ke penghulu (kades). Cuma saya beli minyak aja untuk upah mobilnya,” pungkas TB.

Ditemui terpisah, salah seorang warga Desa Panggak Darat, Siti Aminah (44) mengaku bahwa selama menggunakan mitan dirinya tidak pernah merasa kekurangan.

Bahkan ia mengatakan sebagai konsumen tetap pengguna mitan yang membelinya langsung dari TB. “Ngak pernah kekurangan, cukup. Kami beli sama bapak ini (TB-red),” kata Siti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here