Beranda Kepri Soeryo Respationo Resmikan Klenteng SA NGI BIO

Soeryo Respationo Resmikan Klenteng SA NGI BIO

0

Delta Kepri – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, DR.HM Soerya Respationo, SH, MH meresmikan klenteng SA NGI BIO, milik yayasan Satya Dharma Raya, ditandai dengan penandatanganan prasasti gedung dan pengguntingan pita, Minggu, kemarin lalu, tepatnya, Singkep Barat, Kabupaten Lingga.

Dalam sambutannya, Soerya menyampaikan, Kabupaten Lingga sudah berhasil mencapai Harmoni keberagaman. Terbukti, meski mayoritas penduduknya beragama Islam, tetapi kehidupan beragama saling menghormati. Soeryo berpesan, agar masyarakat Lingga meningkatkat toleransi dan terus membangun persaudaraan. Bupati Lingga, Drs. Daria, mengatakan kerukunan hidup beragama di Kabupaten Lingga sangat bagus perkembangannya.

Baca Juga :   Tahun ini, Kemenkes wajibkan seluruh Pengobatan Tradisional miliki izin rekomendasi

Hal tersebut dibuktikan dengan tidak adanya gesekan antar umat beragama, paling tidak selama Daria menjabat sebagai Bupati. Untuk itu Daria sangat menyambut baik pendirian Klenteng tersebu sehingga bisa meningkatkan kualitas ibadah masyarakat Khonghucu. Sehingga sesuai dengan motto Kabupaten Lingga sebagai bunda tanah Melayu yang agamis . Ketua panitia Taing Nguang Kok alias Arifin menyebutkan penempatan gedung baru Klenteng ini merupakan renovasi dari Klenteng lama yang sudah berusia 50 tahun.

Klenteng tersebut merupakan hak milik pribadi , yang bernama A Leng berusia 74 tahun. Dibangun dengan biaya pribadi yang diperuntukan untuk aktifitas ibadah warga Thionghua di Singkep Barat. Sebelum dibangun Klenteng, lokasi merupakan kebun karet. Dan saat ini sudah dijadikan salah satu objek wisata religius. Kedepannya, Klenteng ini akan dilengkapi dengan peninggalan-peningglan kuno dari warga Thionghua.

Baca Juga :   Gubernur Tegaskan Jika Lagoi Siap Terima Turis di Lagoi

Peresmian Klenteng diawali dengan ritual khusus yang dilakukan oleh pemilik Klenteng, A Leng sebelum memasuki gedung baru. Menggunakan kostum khusus dan iringan gendang khas, wajah A Leng tidak bisa dikenali lagi sebagaimana A Leng sehari-hari, menuju gedung baru dari gedung lama. Sebelum berjalan menuju gedung baru, A Leng terlebih dulu melakukan dialog batin dengan Tuhan dan para dewa. Setelah dialog batin batin yang berlangsung 20 menit selesai, A Ling didampibgi Wagub Kepri, Bupati Lingga, Bupati Bintan, Wakil Ketua DPRD Kepri, melakukan pengguntingan pita sebagai tanda gedung sudah bisa dimasuki. Turut dalam rombongan Wagub Kepri, Bupati Bintan, Ansar Ahmad, wakil Ketua DPRD Kepri, Amir Hakim, dan anggota Dewi Kumala Sari, dan beberapa Kepala SKPD. (Hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here