Beranda Kepri Reni Yusneli : Kita Telah Koordinasikan Langsung Dengan Tim SAR, TNI AL,...

Reni Yusneli : Kita Telah Koordinasikan Langsung Dengan Tim SAR, TNI AL, BPBD dan Satpol PP Kepri

0

Delta KepriPlt Sekda Kepri Reni Yusneli mengatakan, saat ini kita telah melakukan koordinasi langsung dengan Tim SAR, TNI AL, BPBD Provinsi Kepri dan Pemko serta Satpol PP Provinsi Kepri untuk dikerahkan menyelamatkan dan mencari para penumpang pompong yang belum ditemukan.

“Benar, kita telah kordinasikan langsung dengan Tim SAR, TNI AL, BPBD Prov dan Pemko serta Satpol PP Prov dikerahkan utk menyelamatkan dan mencari para penumpang pompong.

Plt Sekda Kepri Reni Yusneli berusaha menguatkan korban dari musibah yang dialaminya
Plt Sekda Kepri Reni Yusneli berusaha menguatkan korban dari musibah yang dialaminya

 

Sementar itu, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sri Bintan Pura Tanjungpinang, sudah pernah mensosialisasikan pemakaian Jaket Pelapung di Pelabuhan penyengat, akan tetapi belum direspon positif oleh nahkoda pompong.

Baca Juga :   Belum setahun menjabat, Reni sukses tingkatkan PAD Provinsi Kepri

“Sebelum tenggelamnya pompong ini, kita sudah pernah sosialisasikan tentang pemakaian jaket pelampung dipelabuhan tersebut,” Ucap Kepala Pos Pelabuhan Domestik Antar Pulau Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Sutoyo Kepada Delta Kepri.co.id Minggu (21/8) Siang.

Sutoyo juga cukup menyayangkan terjadinya kecelakan yang menyebabkan terengutnya belasan nyawa manusia ini.

“Inikan tempat wisata seharusnya Pemerintah daerah, memberikan jaket pelampung untuk keselamatan. Karena kalau berharap pengemudi Pompong tidaklah mungkin. Sebab, harga jaket tersebut cukup mahal,” Kesalnya.

Sebelumnya, sebuah Pompong tujuan ke Penyengat dari Tanjungpinang tenggelam di tengah perairan laut sekitar pukul 09.30 WIB, Minggu ,(21/8)

Baca Juga :   PNPM Mandiri dan Lurah Tanjung Unggat menepis dugaan tong air bermasalah

Berdasarkan informasi dilapangan sementara, penumpang yang ikut dalam pompong malang tersebut berjumlah 17 orang, yang baru ditemukan 12 dan 5 korban lagi belum ditemukan. (Ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here