Beranda Lingga Puluhan Petugas Kesehatan Rumah Sakit Encik Maryam Dikarantina

Puluhan Petugas Kesehatan Rumah Sakit Encik Maryam Dikarantina

428
0

DELTAKEPRI.CO.ID, LINGGA – Sedikitnya 25 petugas kesehatan di Rumah Sakit Encik Maryam Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau menjalani karantina terkait pencegahan penularan Covid-19.

Mereka menjalani karantina setelah seorang dokter kandungan yang bertugas di RSUD Encik Maryam dinyatakan posisitif Covid-19. Hal ini diketahui saat dokter tersebut pulang ke kampung halaman di Jogja.

“Selasa pagi dia berangkat ke Batam, nginap di Batam, pagi Rabu berangkat ke Jogja siang sampai, Kamis pagi dia cek ternyata positif. Dan sekarang dia sehat-sehat saja,” kata Direktur RS Encik Maryam dr Suryadi kepada Delta Kepri, Minggu (22/11/2020).

Baca Juga :   Lagi, Bupati Lingga Terima Penghargaan Pusat

Setelah mendengar kabar dokter kandungan tersebut dinyatakan positif, pihak Rumah Sakit Encik Maryam langsung mengambil tindakan dan inisiatif pencegahan penyebaran virus corona dengan dilakukannya rapid tes dan swab kepada para petugas medis atau kesehatan yang pernah kontak erat dengan dokter kandungan tersebut.

“Petugas yang kontak erat dengan dia sudah kita rapid test, alhamdulilah nonreaktif semua. Kemarin sore diperiksa swab, dan tadi di swab lagi, kan dua kali swab. Besok lah hasilnya baru di kirim,” kata dr Suryadi.

Baca Juga :   Kapolres Lingga segera kroscek legalitas perusahaan tambang di Lingga

Ia juga mengungkapkan, dokter kandungan yang dinyatakan positif sudah lama terjangkit Covid-19. Diketahui hal itu berdasarkan kondisi terkini keadaan dokter yang mulai membaik.

“Menurut keterangan dokter disana, ini udah lama infeksinya. Saat Ini dia dalam tahap penyembuhan aja,” katanya.

Disamping telah diberlakukannya karantina kepada 25 petugas kesehatan tersebut, beberapa ruangan praktek sementara telah ditutup. Adapun ruang yang ditutup yakni tempat persalinan, poli kebidananan dan OKA. Sementara layanan umum yang masih beroperasi saat ini ialah UGD.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here