Beranda Kepri Program dan Kebijakan Ansar-Marlin yang Melekat Bersama Masyarakat Kepri

Program dan Kebijakan Ansar-Marlin yang Melekat Bersama Masyarakat Kepri

0
Gubernur Kepri Ansar Ahmad/f-diskominfo-kepri

Deltakepri.co.id|Kepri – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) dibawah kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Marlin Agustina terus melahirkan berbagai program dan kebijakan yang melekat bersama masyarakat Kepri.

Bahkan sejak awal menjabat sebagai kepala daerah di tahun 2021, Ansar menjadikan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Kepri sebagai prioritas utama.

Ukuran pembangunan sebuah daerah sendiri, termasuk di Provinsi Kepulauan Riau, diukur melalui indikator makro ekonomi, yakni pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan kesempatan kerja.

Dari sisi ekonomi Kepulauan Riau, ada triwulan IV 2021 tumbuh 3,43 persen (yoy) sejalan dengan peningkatan mobilitas dan aktivitas masyarakat, serta kegiatan dunia usaha.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kepri tercatat naik Rp47.439,27 miliar (ADHK) atau tumbuh sebesar 5,27 persen (yoy), menguat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 2,97 persen (yoy).

Selanjutnya pada triwulan IV 2021 didorong akselerasi pada komponen utama yakni konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah dan net ekspor.

Komponen konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 0,46 persen (yoy), terakselerasi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar -0,72 persen (yoy), sejalan dengan membaiknya permintaan masyarakat.

Di sisi lain, berdasarkan BPS Kepri. Inflasi Kepri dari dua kota Indeks Harga Konsumen (IHK) yakni Kota Batam dan Tanjungpinang mengalami inflasi year on year (yoy) pada bulan Desember sebesar 5,83 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,29.

Inflasi terjadi karena kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,05 pada Desember 2021 menjadi 113,29 pada Desember 2022.

Angka tersebut menempatkan Kepri di peringkat ketiga inflasi terendah se Sumatera setelah Bangka Belitung dan Lampung (y.o.y) di Bulan Desember kemaren.

Adapun tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Kepulauan Riau pada Agustus 2022 kembali turun dibandingkan bulan Agustus tahun sebelumnya.

Bahkan, penurunan TPT di Kepri pada periode tersebut adalah yang terbesar secara nasional yakni 1,68 persen poin, dari 9,91 persen pada Agustus 2021 menjadi 8,23 persen di bulan Agustus 2022.

Penurunan TPT tersebut dipengaruhi pemulihan ekonomi yang terus digesa dan membaik, kebijakan program pemerintah, serta pandemi Covid-19 yang melandai.

Ditandai dengan penurunan jumlah pengangguran sebanyak 15,8 ribu orang menjadi 103,7 ribu orang dari 1,259 juta orang angkatan kerja pada Agustus 2022 dibanding tahun sebelumnya.

Semua program dan kebijakan yang dilakukan oleh Gubernur dan Wakil Wagub Kepri, semuanya untuk kepentingan masyarakat Kepri.

“Seluruh program tentu outputnya untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Asisten II Pemprov Kepri Luki Zaiman di Tanjungpinang, Senin (16/01/2023).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here