Beranda Kepri Kepala BKPSDM Tanjungpinang Tanggapi Kabar Pegawai Ngopi di Jam kerja

Kepala BKPSDM Tanjungpinang Tanggapi Kabar Pegawai Ngopi di Jam kerja

0
Pegawai Pemko Tanjungpinang Ketahuan Ngopi di Jam Kerja, Ini Jawaban Kepala BKPSDM

Deltakepri.co.id|Tanjungpinang — Kepala BKPSDM Kota Tanjungpinang Hj. Raja Khairani S.Sos, MM mengatakan, pihaknya akan mengingatkan seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk tidak berlama-lama berada di kedai kopi pada saat jam kerja.

Hal itu dikatakannya untuk menanggapi pemberitaan di media massa yang memotret belasan ASN di sebuah kedai kopi di Senggarang.

“Kami akan kembali mengingatkan dan mengharapkan para pimpinan unit kerja untuk memperhatikan permasalahan ini,” ujar Raja Khairani.

Permasalahan ASN di kedai kopi yang kembali mencuat, juga mendapat tanggapan dari Kabid Tibumtranmas Satpol PP Kota Tanjungpinang Teguh Susanto.

Baca Juga :   Delapan Desa di Kepri Jadi Pilot Projek Nasional

Menurut Teguh, Satpol PP melalui tiga regu patroli setiap hari melaksanakan tugas pengawasan rutin dan termasuk pengawasan keberadaan ASN di kedai kopi pada jam kerja, termasuk pengawasan di wilayah Senggarang.

Dalam beberapa kali kegiatan patroli, pihaknya sering mengingatkan para pegawai untuk tidak berlama-lama di kedai kopi.

Mengenai keberadaan belasan ASN di kedai kopi di Senggarang yang tertangkap kamera wartawan, pihaknya juga telah mendengar.

“Kita tetap melakukan pengawasan terhadap hal tersebut. Memang untuk di wilayah Senggarang, biasanya tim bergerak setelah selesai melakukan pengawasan di wilayah pusat perkotaan, Bintan Center dan sekitarnya. Tapi kita tetap melakukan pengawasan sampai ke Senggarang,” beber Teguh.

Baca Juga :   Tim F1QR Gagalkan Penyeludupan Sabu 38,4 Kg dan 40.000 Butir Ekstasi

Menyikapi persoalan tersebut, Teguh menyatakan akan menjadikan sebagai bahan pertimbangan untuk merubah pola kerja wilayah pengawasan. Seperti prioritas pengawasan terlebih dahulu dilaksanakan di wilayah-wilayah konsentrasi perkantoran pemerintahan.

“Mungkin kami sedikit memaklumi kondisi yang terjadi. Hal tersebut dikarenakan setiap hari Senin ASN melaksanakan apel gabungan. Ada konsentrasi pegawai yang lebih banyak dibandingkan hari-hari lainnya. Belum lagi ditambah ASN dari enam OPD di Gedung Lima Lantai, yang juga tidak terdapat kantin. Ke depan, hal ini akan menjadi perhatian kita bersama,” tambah Teguh.

Baca Juga :   SMSI Berduka, Mantan Ketua PWI Pusat Margiono Tutup Usia

Terpisah pemilik kedai kopi di Senggarang, Teng Yong mengatakan bahwa sebenarnya ekonomi masyarakat terbantun dengan adanya  pegawai yang melakukan aktivitas makan minum di kedai-kedai kopi.

Terlebih selama masa PPKM diberlakukan, kedai kopi, warung makan, tidak dapat melaksanakan kegiatan perdagangan secara normal.

“Kemarin pas PPKM kami tidak dapat buka secara normal. Mereka para pegawai biasanya juga tidak berlama-lama di kedai kopi. Paling habis sarapan mereka langsung kembali kerja. Kami justru tertolong dengan adanya pegawai yang makan minum di sini. Mereka tidak lama-lama kok,” ungkap Teng Yong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here