Beranda Anambas Hadi Candra Komit Bangun Natuna dan Anambas, Jalan Lintas Kelarik-Batubi jadi Target

Hadi Candra Komit Bangun Natuna dan Anambas, Jalan Lintas Kelarik-Batubi jadi Target

348
0
Anggota Komisi III DPRD Kepri, Hadi Candra

Delta Kepri  Sebanyak 4.375 jumlah penduduk yang berdomisili di Kecamatan Bunguran Utara Kabupaten Natuna Provinsi Kepri masih belum merasa aman ketika berkenderaan melewati Jalan Lintas Kelarik – Batubi terutama di musim hujan.

Jalan penghubung dua kecamatan menuju ibu kota kabupaten yang tak kunjung usai ini memang kerap dibicarakan, sayangnya para pemangku kepentingan terkesan tutup mata.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Hadi Candra mengatakan sejak mendapat mandat rakyat dari hasil pemilu legislatif  yang berlangsung pada tanggal 17 April 2019 lalu, dirinya berkomitmen membangun Natuna dan Anambas dari Provinsi.

“Kita akan tetap berjuang untuk Natuna dan Anambas. Sebab ini sudah menjadi kewajiban setelah di beri amanah oleh rakyat. Kita akan kawal anggaran itu, tidak boleh putus,” ujarnya.

Baca Juga :   TAKUT MAU BELANJA DILUAR KARENA WABAH COVID-19, CHATTING MAS FOOD SEKARANG!

Candra memastikan, bersama rekan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kepri 7 akan terus memperjuangkan apa yang menjadi keinginan masyarakat. Khususnya masyarakat yang berdomisili di perbatasan Natuna- Anambas.

“Saya dan Pak Ilyas Sabli berkomitmen mana sudah dibangun tidak boleh putus. Misalnya bangun jalan tahun ini, belum selesai dikerjakan kemudian tahun depan tidak ada. Jadi tidak ada cerita itu, harus berlanjut terus. Nah, ini tentunya butuh perjuangan. Butuh komitmen tinggi, tidak boleh diam. Jadi ini akan kita suarakan terus,” ujar Alumni STM Negeri Tanjungpinang tahun 1996.

Candra menerangkan cuma dengan berjuang sekuat tenaga satu-satunya cara berpikir dan bekerjanya yang baik untuk dapat memperoleh porsi anggaran pembangunan menjadi keinginan masyarakat.

“Pak Wartawan tahu sendiri, memang model kita ini tidak bisa diam. Kita jadi dewan baik di kabupaten dulu maupun di provinsi saat ini. Tentunya kita akan tetap mengedepankan keinginan masyarakat, walaupun masyarakat tidak pernah tahu itu. Tahun lalu kita sudah berjuang porsi untuk Natuna dan Anambas jangan sampai di bawah Rp50 milyar,” terangnya.

Baca Juga :   Melayu Raya Resmi Hadir di Natuna

Target kita, lanjut Candra minimal jalan-jalan yang menjadi kewenangan provinsi bisa diselesaikan. “Lihat, kami juga memperjuangkan anggaran ruas jalan dari Padang Hangus ke Cemaga, begitu juga dengan Anambas,” jelas mantan Ketua DPD Partai Golkar Natuna tahun 2006 itu.

Candra mengakui bahwa jalan merupakan salah satu akses penting karena jalan menjadi urat nadi kehidupan.

“Contoh jalan Batubi-Kelarik mengapa menjadi prioritas pembangunan? Karena disitulah urat nadi pemerintah. Artinya pemerintah Kecamatan Bunguran Utara hendak ke Kabupaten Natuna hanya ada jalan itu. Nah, ini juga menjadi urat nadi ekonomi. Hari ini ekonmi Kelarik itu, adanya di Ranai. Jika jalan ini tidak diperbaiki, maka akan berdampak pada ekonomi masyarakat di sana,” tuturnya.

Baca Juga :   Ketua DPRD Sampaikan Duka Mendalam Atas Meninggalnya Ketua DPD PAN Natuna

Contoh lain kata Candra, harga barang mahal. Armada tidak bisa membawa barang dalam jumlah banyak, kemudian terjadi banjir.

“Pak Wartawan kan tahu, kalau terjadi banjir hampir satu bulan mereka tidak bisa beraktifitas menggunakan jalan itu. Maka akan berdampak pada ekonominya. Harga jual ikan di Kelarik murah, karena mereka tidak bisa menjual ke Ranai. Salah satu penyebabnya, kondisi jalan tidak bagus. Jadi ini sebabnya mengapa jalan jadi prioritas kami. Jika jalannya bagus, tentu ekonomi masyarakat akan lebih baik dan meningkat,” tutup Candra. (DK/KP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here