BeritaBintanDaerahHeadline

Didenda Rp5 Juta Subsider 8 Hari Kurungan, Ahuat Berjanji Tidak Mengulangi Lagi

×

Didenda Rp5 Juta Subsider 8 Hari Kurungan, Ahuat Berjanji Tidak Mengulangi Lagi

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Bos Star full & Cafe Game Center Ahuat Jalani Sidnag Tipiring di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (18/03/2024)/f-yli-dk

TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id – Pemilik Starpoll Cafe jalani sidang perkara Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin (18/03/2024).

Dalam sidang tersebut, digelar Hakim Tunggal Sayed Fauzan, yang dalam putusannya memvonis terdakwa Ahuat dengan denda Rp5 juta Subsider 8 hari kurungan penjara.

Dalam putusan majelis hakim tunggal, Sayed Fauzan memeriksa, mengadili, menyatakan terdakwa Ahuat terbukti bersalah.

Pasalnya, setiap orang dilarang menjual minuman beralkohol tanpa memiliki izin melanggar Pasal 21 ayat 1 juncto pasal 11 ayat 1 huruf a perda kabupaten Bintan nomor 5 tahun 2020 tentang pengendalian dan pengendalian minuman beralkohol.

“Menjatuhkan denda Rp5 juta subsider 8 hari kurungan penjara,” ucap Hakim Fauzan.

Dalam perkara penjualan mikol tak berizin itu pula, Hakim menyampaikan hal-hal memberatkan perbuatan terdakwa lantaran melanggar peraturan daerah serta meresahkan masyarakat.

Fauzan juga mengingatkan terdakwa agar tidak mengulangi lagi perbuatannya.

“Saya ingatkan ya, intinya teguran dari pihak kepolisian,” ujarnya.

Vonis tersebut jauh lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan dari penyidik Polsek Bintan Timur.

Karena terdakwa Ahuat sebelumnya dituntut membayar denda Rp45 juta Subsider empat bulan penjara, serta barang bukti dirampas untuk dimusnahkan.

Terhadap tuntutan penyidik Polsek Bintan Timur, terdakwa Ahuat meminta kepada hakim untuk meringankan hukumannya dengan alasan menyesal dan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya tersebut.

“Saya merasa menyesal, mohon diringankan. Saya berjanji tidak mengulangi lagi,” kata Ahuat.

Humas Pengadilan Negeri Tanjungpinang Boy Syailendra juga menyebutkan, vonis ringan yang dijatuhkan terhadap terdakwa itu karena menjual Minuman Alkohol (Mikol) jenis Heineken yang mengandung 10 persen Alkohol.

“Barang buktinya, jika ditotalkan hanya sebesar Rp2 juta saja dan itu melanggar peraturan daerah (Perda). Sehingga dijatuhkanlah vonis ringan berupa denda,” terang Boy saat diwawancarai awak media.

Sebelumnya diberitakan, pemilik Starpoll ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kepemilikan Minuman Beralkohol (Mikol) tanpa izin yang berada di Jalan Barek Motor, Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan.

Kapolsek Bintan Timur AKP Rugianto mengatakan, yang bersangkutan telah ditetapkan tersangka dalam perkara dugaan Mikol tidak berizin.

“Sudah dijadikan tersangka dalam perkara Mikol,” kata Rugianto, Kamis (08/03/2023).

Ia menyebutkan, kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi dan sudah meminta keterangan Dist Joki (DJ) di Starpoll.

“Dalam perkara ini yang bersangkutan pemilik Starpoll akan menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring),” ucapnya.

Humas Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Boy Syailendra juga mengatakan, belum dilakukan sidang tipiring dikarenakan berkas dari kepolisian belum lengkap.

“Bekrkasnya belum lengkap. Polisi belum hadirkan terdakwa dan saksi,” kata Boy.

Dikatakan Boy, untuk pelaksanaan sidang, pihaknya menunggu dari kepolisian untuk membawa berkas terdakwa dan saksi ke PN Tanjungpinang.

“Kalau sudah ada terdakwa, saksi, berkas lengkap hari itu juga langsung digelar sidang tipiring,” ujarnya.

Saat ditanya, hakim yang akan menyidangkan perkara tersebut, Boy menyebutkan, jika semua sudah lengkap saat itu juga dilakukan penunjukan hakim.

“Terdakwanya saja tidak ada apa yang mau disidangkan,” pungkasnya. (Yuli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *