Beranda Advertorial Bupati Paparkan Masalah Pendidikan dan Potensi Budaya Natuna

Bupati Paparkan Masalah Pendidikan dan Potensi Budaya Natuna

57
0

Deltakepri-Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si, menghadiri Talk Show program Sahabat Sekolah Dasar Nusantara yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Gedung Daerah Kabupaten Natuna, Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Senin, 02 November 2020 pagi.

Dalam kesempatan itu, Hamid Rizal menyampaikan berbagai informasi terkait dengan Pendidikan dan Kebudayaan yang ada di Kabupaten Natuna, serta menerangkan, bahwa Natuna memiliki 154 pulau, dimana 27 pulau diantaranya sudah berpenghuni.

Dari sektor pendidikan, lanjut Hamid Rizal, bahwa saat ini Kabupaten Natuna hanya menangani pendidikan dari PAUD sampai SMP, sedangkan Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah di tangani oleh pemerintah provinsi, sesuai dengan undang-undang Nomor 23.

Baca Juga :   Bicara Politik, Syahrul Bertemu Soerya

Orang nomor satu di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah itu menyebutkan, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna sudah mengalokasikan anggaran lebih dari 20% untuk sektor pendidikan. Sehingga apa yang telah dilakukan saat ini sudah bisa menyesuaikan dengan kemajuan teknologi.

Selain itu, pemerintah daerah juga sudah berkoordinasi kepada pihak kominfo, agar signal dan BTS nya bisa ditambah, sehingga semua sekolah yang ada di daerah ujung utara NKRI ini dapat mengikuti ujian online dengan baik kedepannya.

Masih kata Hamid Rizal, bahwa dirinya mewakili Pemerintah dan Masyarakat Natuna, sangat berterima kasih kepada pihak Kemendikbud RI, atas adanya bantuan phone tablet yang diberikan kepada sekolah-sekolah yang ada di daerahnya. Karena menurut beliau telepon pintar itu bisa dibawa kemana-mana, ketika di sekolah tidak terdapat signal yang memadai. Sehingga hal itu sangat membantu proses belajar dan mengajar bagi sekolah yang ada didaerah perbatasan seperti Natuna.

Baca Juga :   Mewarnai Sukacita Ramadhan, Disdik Kepri Berbagi Dengan Anak Yatim

Untuk sektor kebudayaan sendiri, Hamid Rizal menjelaskan, bahwa di daerah yang berdiri sejak tahun 1999 tersebut, terdapat berbagai macam tarian, pakaian dan kuliner khas melayu. Hal itu juga menjadi salah satu fokusp pemerintah daerah setempat untuk melestarikan dan mengembangkannya, bagi mempertahankan kearifan lokal dan mendukung sektor pariwisata.

Sebagai upaya melestarikan dan memperkenalkan budaya asli Natuna, berbagai tradisi tersebut diatas selalu ditampilkan dalam setiap momen-momen tertentu, seperti pada perayaan HUT RI, HUT Kabupaten Natuna dan Provinsi Kepulauan Riau, pelaksaan STQ, MTQ serta event-event besar lainnya.

Baca Juga :   Bahas Regulasi Perizinan, Bupati Lingga Kumpulkan Pengusaha Tambang

Untuk itu Hamid Rizal berharap, agar adanya sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Natuna, sehingga apa yang menjadi harapan Kemendikbud RI dapat terwujud, baik itu untuk Kabupaten Natuna khususnya maupun Kepulauan Riau pada umumnya.(DK/KP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here