HeadlineTanjungpinang

Pria di Tanjung Uban Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

×

Pria di Tanjung Uban Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Sebarkan artikel ini
Seorang pria berinisial MR (33), warga Kampung Sakera, Kelurahan Tanjung Uban Utara, Kecamatan Bintan Utara, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Senin, 8 Juni 2026.F-Indra

BINTAN, deltakepri.co.id – Seorang pria berinisial MR (33), warga Kampung Sakera, Kelurahan Tanjung Uban Utara, Kecamatan Bintan Utara, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Senin, 8 Juni 2026.

Korban yang diketahui bekerja di salah satu kawasan wisata di Bintan pertama kali ditemukan oleh anggota keluarganya pada sore hari.

Kanit Reskrim Polsek Bintan Utara, Iptu Wisuda Meitari, mengatakan keluarga sempat merasa curiga karena korban tidak memberikan respons saat dipanggil dari luar kamar.

Setelah dilakukan pengecekan, keluarga menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Baca Juga :  Kalapas Untung Cahyo Tekankan Profesionalisme CPNS di Lapas Tanjungpinang

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud Provinsi Kepulauan Riau guna menjalani pemeriksaan medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan pihak keluarga.

“Kami telah melakukan pemeriksaan dan berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait peristiwa ini,” kata Iptu Wisuda.

Baca Juga :  PMII Tanjungpinang-Bintan Audiensi ke Kejari, Dorong Kolaborasi Sosialisasi Hukum

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar serta tidak ragu mencari bantuan profesional apabila mengalami tekanan emosional atau masalah kesehatan mental.

Penulis: Indra
Editor: Red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *