BatamInternasional

BP Batam Jajaki Investasi Maritim Eropa, Batam Disiapkan Jadi Pusat Operasi

×

BP Batam Jajaki Investasi Maritim Eropa, Batam Disiapkan Jadi Pusat Operasi

Sebarkan artikel ini
Pameran dan forum industri maritim Euromaritime 2026 di Marseille, Prancis, Batam dipromosikan bukan lagi sekadar kawasan industri penunjang, melainkan sebagai platform operasional industri maritim global/f-bp-btm

BATAM, deltakepri.co.id — Badan Pengusahaan (BP) Batam membawa wajah baru kawasan industri Batam ke panggung internasional.

Dalam pameran dan forum industri maritim Euromaritime 2026 di Marseille, Prancis, Batam dipromosikan bukan lagi sekadar kawasan industri penunjang, melainkan sebagai platform operasional industri maritim global.

Dalam forum diskusi yang dihadiri pelaku industri maritim Eropa, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Djemy Francis menegaskan bahwa keunggulan Batam tidak hanya terletak pada posisi geografisnya yang berada di jalur pelayaran tersibuk dunia, Selat Malaka dan Singapura.

Menurut Fary, status Free Trade Zone (FTZ) serta ekosistem industri maritim yang telah terbentuk menjadi fondasi penting bagi Batam untuk masuk dalam rantai pasok global.

Baca Juga :  Pembangunan Infrastruktur Dongkrak Kunjungan Kapal Barang Sebesar 14% di Pelabuhan Batam

“Batam berada di jalur perdagangan dunia dan siap menjadi mitra strategis industri maritim internasional, baik dari sisi infrastruktur maupun dukungan kebijakan,” ujar Fary, Rabu (4/2/2026).

Agenda BP Batam di Marseille diawali dengan pertemuan bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Marseille.

Pertemuan itu membahas penguatan jejaring kerja sama ekonomi Indonesia, khususnya di sektor maritim dan investasi.

Konsul Jenderal RI di Marseille Dian Kusumaningsih menilai kehadiran BP Batam di Euromaritime mencerminkan meningkatnya kepercayaan internasional terhadap Batam.

“Partisipasi ini menunjukkan bahwa Batam mulai dipandang sebagai mitra strategis di sektor maritim dan investasi oleh komunitas industri Eropa,” kata Dian.

Baca Juga :  DPR RI Gandeng BP Batam dalam Analisis Pengembangan Energi Nuklir

Respons pelaku industri maritim Eropa dinilai cukup positif. Mereka menaruh perhatian pada skala dan konsentrasi industri galangan kapal di Batam, yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.

Sejumlah perusahaan Prancis bahkan menyatakan minat untuk menjajaki kerja sama, mulai dari desain kapal, industri pendukung perkapalan, hingga layanan maritim.

Peluang tersebut direncanakan akan ditindaklanjuti melalui agenda business matching di Batam pada Maret 2026.

Langkah ini diharapkan membuka jalan bagi investasi baru sekaligus memperluas transfer teknologi di sektor maritim.

Baca Juga :  Dukung Batam Modern, Muhammad Rudi Harapkan REI Hadirkan Hunian Berkelas Dunia

Keikutsertaan BP Batam dalam Euromaritime 2026 turut melibatkan unsur pemerintah daerah dan dunia usaha.

Delegasi yang hadir antara lain Ketua Kadin Kepulauan Riau Mustava, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni, serta Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar.

Sinergi tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat promosi Batam di tengah ketidakpastian ekonomi global. Sepanjang 2025, realisasi investasi Batam tercatat mencapai Rp69,3 triliun.

Capaian itu memperlihatkan bahwa Batam tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga mulai bertransformasi dari kawasan industri regional menjadi pemain yang diperhitungkan dalam arsitektur maritim global. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *