Waketum DPP Gerindra Minta Soerya Respationo Jadi Cagub Kepri

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 2718 kali.


Foto: Istimewa

Delta Kepri – Teka-teki kemana arah dukungan Gerindra pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Kepulauan Riau tampaknya akan segera terjawab.

Tetapi dukungan tersebut, diiringi dengan permintaan kadernya yang harus diletakan sebagai calon orang nomor dua di bumi segantang lada.

“Partai Gerindra yang memiliki 4 kursi di DPRD Provinsi Kepri, kalau dimungkinkan akan mengusung kadernya yaitu Syahrul Ketua DPD Gerindra Kepri dan juga menjabat sebagai Walikota Tanjungpinang,” ungkap Waketum DPP Gerindra, Arief Poyuono, Senin (2/3) malam.

Arif menegaskan bahwa koalisi ini nanti akan menjadi tonggak awal dari koalisi Jelang Pilpres 2024 mendatang.

“Agar Koalisi permanen antara Gerindra dan PDI Perjuangan untuk pilpres 2024 akan lebih mudah nantinya untuk Gerindra kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres di Pilpres 2024,” sebutnya.

Selain itu, tidak menutup kemungkinan Gerindra juga berharap Golkar, PKB dan Nasdem dapat bergabung.

Sebelumnya, Ketua DPD PDI-Perjuangan Provinsi Kepri Soerya Respationo juga sempat menerima kunjungan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kepri Syahrul di kediamannya, Komplek Dutamas, Kota Batam, Jumat (8/11/2019) malam.

Kunjungan Syahrul yang juga Walikota Tanjungpinang ini ditemani langsung Sekretaris DPD Partai Gerinda Provinsi Kepri Onward Siahaan dan anaknya yang baru saja duduk di kursi DPRD Kota Tanjungpinang, M. Apriyandi.

Dalam pertemuan itu, Soerya juga terlihat tidak sendiri. Ia didampingi Bendahara DPD Jumaga Nadeak.

Menurut Soerya, pertemuan ini merupakan jalinan silaturahmi dan komunikasi politik antara Partai PDI-Perjuangan dan Partai Gerindra.

“Siapa pun yang berkunjung, sekalipun berbeda partai. Bapak Syahrul mau silaturahmi ke saya, ya pasti disambut baik,” terang Soerya.

Selain itu, Soerya juga mengungkapkan bahwa pesta demokrasi mendatang, Gerindra dan PDI-Perjuangan belum menentukan pilihan bersama atau tidak.

“Kita tadi diskusi tentang perpolitikan Kepri, termasuk pilkada juga. Kalau bersama atau tidaknya, kenapa tidak. Tapi ini kan proses masih panjang. Kita sebatas berkomunikasi saja,” ungkapnya melalui seluler sembari menyudahi pembicaraan dengan tawa ramahnya. (DK)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *