WAGUB SOERYA TINJAU KENYAMANAN TRANSPORTASI LAUT

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 808 kali.


Kepri – Peningkatan sarana dan prasarana transportasi menjadi perhatian khusus Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo. Hal ini dikatakan Soerya saat melihat secara langsung kondisi terakhir penumpang Sabuk Nusantara 39 yang lagi bersandar di Pelabuhan Tarempak, Kabupaten Anambas, Jumat (7/8).

“Kedepan, kami akan coba anggarkan penambahan kuantitas kapal yang berlayar. Jadi, semakin banyak kapal yang melayari Anambas dan membuka akses isolasi di Kabupaten ini,” kata Soerya. Dari kacamatanya, transportasi laut yang ada di Anambas harus ditingkatkan lagi, khususnya mengenai kenyamanan para penumpang. “Termasuk fasilitas pendukungnya. Nanti akan kita susun dan bahas lagi,” paparnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kepri Muramis mengatakan bahwa saat ini setidaknya Anambas telah dilayari oleh tiga kapal besar. “Idealnya tiga kapal. Mudah-mudahan tahun depan, kita akan mendapat penambahan kapal baru,” harap Muramis.

Jika dengan menggunakan enam kapal, waktu tempuh akan terpangkas. Jika selama ini membutuhkan waktu 10 hari, bisa menjadi 3-5 hari sekali.

Kondisi ini diamini Anggota DPRD Kepri Sofyan Samsir. Menurutnya, hal yang dibutuhkan masyarakat Anambas adalah akses yang cepat dan nyaman. “Saat ini desainnya sudah ada. Mudah-mudahan dapat direalisasikan tahun depan,” harap Sofyan.

Sementara itu, kapten kapal Sabuk Nusantara 39 M. Nasir mengatakan bahwa permasalahan kebersihan masih jadi masalah klasik dikapal. Disiplin masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan kapal masih kurang. “Maka dari itu, Saya minta masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan kapal ini. Ini penting, untuk kenyamanan kita juga,” kata Nasir.

Saat ini, Kapal Sabuk Nusantara memang hanya mampu menampung 450 penumpang. Disaat puncaknya, terkadang sampai 600 penumpang. “kalau untuk keamanan, kami jamin aman. Tapi kalau terlalu banyak kenyamanannya menjadi kurang,” kata Nasir. (Hms)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *