Tinjau lokasi, Bupati Lingga yakin Senayang jadi wilayah strategis

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 648 kali.


Delta Kepri – Bersama rombongan, Bupati Lingga Alias Wello tinjau lokasi persiapan perkantoran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan kemudian  menyurvey proyeksi tempat pembibitan ikan Kerapu di Senayang, Selasa (6/3) pagi kemarin.

Dalam kunjungannya, Alias Wello yang akrab disapa Awe ini, melihat langsung sarana prasarana dan penunjang aktivitas perkantoran, seperti sumber air bersih dan lainnya.

“Pak Bupati, ingin melihat langsung kondisi sumber air bersih untuk aktivitas perkantoran. Untuk itu, hari ini Bupati akan kerahkan Satpol PP turun ke lokasi membantu membersihkannya,” kata Sabirin Plt Humas Pemkab Lingga, Rabu (7/3), mengutip perkataan Bupati.

Ia juga menambahkan, bahwa lokasi itu nanti juga akan di bangun kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) perikanan milik Pemrov Kepri.

Setelah itu, usai meninjau lokasi air bersih dan perkantoran DKP, siangnya Bupati langsung bergegas menuju tempat lokasi budidaya ikan kerapu di dusun Mabung, desa Pasir Panjang, Kecamatan Senayang.

Diperjalanan, sambung Sabirin, melihat kondisi alam maupun lokasi air laut yang tidak begitu deras disekitar lokasi budidaya ikan kerapu, Bupati menyampaikan, lokasi ini cocok di bangun kerambah budidaya.

“Saya yakin kecamatan Senayang yang selama ini tidak pernah tersentuh akan manjadi pintu masuk para pendatang dan akan menjadi wilayah strategis untuk pembangunan lingga ke depannya,” ungkapnya.

“Ini juga cocok dijadikan proyeksi budidaya ikan kerapu yang diperkirakan dalam 1 bulan bisa panen 5 ton,” sambungnya.

Selepas itu, kata dia, Bupati juga menyempatkan diri singgah ke lokasi pembibitan di Singkep Pesisir, desa Kote yang mana sejak tahun 2012 tidak termanfaatkan.

“Alhamdulillah semua fasilitas sudah tersedia, saat ini tinggal memulai pembibitan saja,” ujarnya dengan penuh semangat.

Dengan keseriusannya itu, dijelaskan Sabirin, Bupati ingin semua mampu ditopang oleh OPD, untuk membangun infrastruktur yang nantinya akan dibutuhkan, seperti pembangunan jalan maupun dermaga.

Sehingga nantinya, kata dia, saling menyatu dan saling ada keterkaitan dalam memajukan sektor di bidang Pariwisata, Perikanan, Perkebunan dan Peternakan. (Simarmata)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *