Terkait Insiden PPRC, TNI AD hormati kebebasan Pers

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 757 kali.


Delta Kepri – Perkembangan Situasi terkait Insiden Latihan di Natuna TNI Angkatan Darat (AD) menyampaikan ucapan terimakasih kepada media massa atas perhatian dan simpatinya yang besar terhadap musibah kecelakaan latihan TNI Angkatan Darat di Natuna yang menyebabkan gugurnya 4 orang prajurit dari Yonarhanud-1/K serta 8 orang lainnya mengalami luka.

Pada hari Rabu malam (17/5) pukul 19.55 WIB, jenazah 4 orang prajurit TNI AD yang menjadi korban dalam insiden kecelakaan latihan di Natuna telah diberangkatkan menuju ke daerah asal masing-masing.

Jenazah Alm Pratu Marwan dibawa ke Pekanbaru, jenazah Alm Kapt Arh Heru Bahyu ke Padang, jenazah alm Pratu Ibnu Hidayat ke Semarang, dan jenazah Alm Praka Edi ke Palopo.

Sementara itu, Tim dari TNI AD masih terus melakukan investigasi untuk mengetahui penyebabnya.

Namun secara teknis, Meriam 23mm/Giant Bow yang digunakan dalam latihan tersebut masih dalam kondisi baik dan dipelihara dengan baik di satuan Yonarhanud-1/K. Hasil investigasi yang dilakukan oleh tim dari TNI AD nantinya akan dilaporkan kepada Panglima TNI.

TNI AD sangat menghormati dan menghargai kebebasan jurnalistik serta akan selalu terbuka untuk memberikan informasi kepada media.

Akan tetapi, TNI AD juga berharap agar semua pihak bisa turut berempati terhadap duka cita yang sedang dialami oleh keluarga prajurit TNI AD yang menjadi korban, dengan cara tidak menyebarkan gambar-gambar maupun berita yang tidak benar terkait insiden tersebut. (**)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *