Soerya Respationo Kunjungi Kecamatan Lingga Timur

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 681 kali.


Delta Kepri – Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo mengunjungi Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga. Kunjungan yang disejalankan dengan safari Ramadan ini disambut antusias warga masyarakat.

Soerya yang hadir lengkap dengan istri, anak dan menantunya itu rela berpanas-panasan menyalami satu persatu warga. Tokoh Masyarakat Lingga Timur Muhammad Samin mengaku gembira dengan kehadiran Soerya. Menurutnya masyarakat Lingga menantikan sentuhan pembangunan dari pemimpin Kepri. “Sudah sejak 2005 jalan menuju kampung kami tidak diperbaiki. Kami berharap, bapak bisa memberikan sedikit perhatian dengan memperbaiki jalan tersebut,” kata Samin. Sebab, menurutnya jalan sepanjang 13 kilometer tersebut merupakan satu-satunya akses menghubungkan antar satu desa dengan desa yang lainnya.

Jika sudah diperbaiki, Samin yakin roda perekonomian di Lingga Timur akan bergerak lebih cepat. Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo langsung meminta kepada Wakil Ketua III DPRD Kepri Amir Hakim dan Ketua Komisi III DPRD Saproni untuk menganggarkannya dalam APBD Kepri 2016 mendatang. “Kalau untuk jalan, tidak perlu lama-lama. Pak Amir dan Pak Saproni, mohon dapat dianggarkan. Bagaimana, sanggup?,” tanya Soerya kepada kedua pimpinan DPRD itu. Mendapat pertanyaan itu, keduanya pun menyanggupinya. Dalam kesempatan itu juga, Soerya kembali mengucapkan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan masyarakat kepada pemerintahannya selama ini. Bersama dengan Gubernur Kepri Muhammad Sani, 19 Agustus mendatang merupakan hari terakhirnya memimpin Kepri. “Saya mohon pamit. Sesudah ini, saya akan jadi warga biasa. Insyallah saya juga akan mencalonkan diri bersama dengan pak Ansar,” kata Soerya.

Menurutnya selama hampir lima tahun ini, Ia dan Muhammad Sani telah berupaya keras memimpin Kepri sebaik mungkin. Akan tetapi, sebagai manusia, tentunya tak luput dari kesalahan dan kekurangan. “Untuk itu, saya mohon maaf jika ada perbuatan, kata-kata, dan tingkah laku yang salah,” katanya. Tak hanya itu, jika ada janji yang tanpa sengaja belum terwujud, Ia memohon untuk dimaafkan. Sebab, dengan luasnya wilayah Kepri dengan keterbatasannya, pasti ada beberapa janji yang tidak terpenuhi. Namun demikian, disisa waktu ini, Ia dan Gubernur akan terus berusaha memenuhinya, tutupnya. (Hms)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *