SOERYA RESPATIONO HADIRI UPACARA PERINGATAN HUT KEPRI KE-13

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 668 kali.


Delta Kepri – Untuk memperingati hari jadi Kepulauan Riau yang ke-13, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar berbagai kegiatan. Setelah sehari sebelumnya menggelar lomba marathon 10 KM, maka dilanjutkan dengan menggelar upacara bersama di halaman kantor Gubernur di Dompak pada, Senin (28/9/2015).

Dan setelah apel, sebagai acara puncak dilakukan sidang paripurna istimewa di kantor DPRD Kepulauan Riau di Dompak. Pada upacara peringatan HUT Kepulauan Riau ke-13 ini dihadiri seluruh FKPD, SKPD, tokoh-tokoh akademik, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tidak ketinggalan para tokoh BP3KR. Selain itu hadir juga mantan Gubernur Kepulauan Riau periode 2010-2015 Drs. H. Muhammad Sani dan mantan wakilnya DR.H. Soerya Respationo.

Penjabat Gubernur Kepulauan Riau Agung Mulyana yang bertindak sebagai pembina upacara, pada kesempatan ini menyampaikan apresiasi serta penghargaan yang tulus untuk seluruh masyarakat baik yang terlibat secara langsung ataupun tidak dari awal pembentukan Kepulauan Riau hingga kini telah menjadi negeri yang maju. Menurut Agung terbentuknya Kepri adalah hasil dari kerja keras dan ketulusan masyarakat Kepri yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat seluruh Kepri.

“Ini adalah peringatan pertama yang saya ikuti setelah saya dilantik pada 21 Agustus lalu. Di usia yang ke-13 ini telah banyak prestasi yang diraih Pemprov Kepri. Serta mari kita pertahankan suasana kondusif serta persatuan dan kesatuan yang telah terbentuk sejak lama ini,” ujar Agung.

Adapun tema peringatan hari jadi Kepri ke-13 ini adalah ‘Melalui hari jadi Kepulauan Riau yang ke-13, mari kita tingkatkan semangat ayo kerja, untuk mebangun Kepri yang lebih maju.

Pada sesi sambutannya Agung juga membacakan sederet prestasi yang telah berhasil diraih Pemerintah Provinsi Kepri, baik dibidang perekonomian, pendidikan, kesehatan , Gama dan beberapa bidang lainnya. Ditegaskan Agung sederet prestasi tersebut memang bukan hasil kinerjanya, melainkan warisan dari seniornya yakni mantan Gubernur Muhammad Sani dan mantan Wakilnya Soerya Respationo.

“Mari kita beri applause untuk pak Sani dan Pak Soerya yang telah berhasil mendapatkan sejumlah prestasi selama kepemimpinannya. Terutama menyangkut predikat WTP selama 5 tahun berturut-turut. Tidak mudah mendapatkan prestasi tersebut dan tidak banyak provinsi yang berhasil mendapatkannya,” ujar Agung diiringi riuh rendah hadirin peserta upacara.

Dia melanjutkan, kini Muhammad Sani dan Soerya Respationo memutuskan untuk sama-sama maju kembali, dan sama-sama ingin menjadi Gubernur Kepulauan Riau. Dengan majunya dua tokoh Kepri sebagai Gubernur tersebut, Agung meminta agar kedepan kesejahteraan masyarakat lebih baik lagi, begitu juga persatuan dan kesatuan yang sudah lama terbentuk.

“Yang perlu saya ingatkan bahwa dalam Pemilukada ini pegawai harus bertindak netral. Namun untuk menggairahkan keikut sertaan mastarakat, pegawai memiliki kebebasan untuk memilih, tetapi tidak boleh menunjukkan atau memakai atribut-atribut kepegawaian. Pegawai juga berhak untuk mendengarkan isi setiap kampanye masing-masing calon, namun tanpa menggunakan atribut ASN,” tegas Agung.

Terakhir, masih dalam suasana Iedul Adha 1436 H, Agung mengajak masyarakat selalu mencontoh sikap Siti Hajar yang selalu konsisten dan fokus mencari air bolak-balik dari bukit safa dan marwa, serta teguh dalam iman sebagaimana yang dicontohkan Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim ketika keduanya mendapatkan perintah dari Allah untuk mengurbankan Ismail. Bapak dan anak ini pun tetap konsisten dan ikhlas mengikuti perintah-perintah tersebut. Diakhir upacara, PJ. Gubernur Agung mulyana berkesempatan menyerahkan sejumah bantuan dan penghargaan kepada masyarakat dan PNS yang telah berhasil mengukir prestasi selama tahun 2015. (Hms)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *