Sekda Natuna Paparkan Perkambangan Sektor Kelautan

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 388 kali.


Delta Kepri – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Wan Siswandi S.Sos, M.Si memimpin rapat Focus Group Discussion (FGD) membahas kajian pemilihan lokasi dan daya dukung perairan untuk budidaya ikan laut Natuna, di Ruang Rapat Kantor Bupati, Bukit Arai, Selasa, 03 Desember 2019 pagi. Hadir dalam FGD tersebut, Kepala Dinas Perikanan Natuna, Zakimin Yusuf, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Natuna.

Saat itu, Sekda Natuna, Wan Siswandi mengatakan pokok permasalahan Pemerintah Pusat terhadap Natuna dengan dicanangkannya program di lima sektor yakni Migas, Pariwisata, Perikanan, Pertahanan, dan Lingkungan Hidup menjadi acuan bagi Pemerintah Natuna. Terutama pada sector perikanan yang dituntut untuk dapat dikembangkan agar dapat menjadi pusat perekonomian masyarakat Natuna khususnya.

Menurutnya, Natuna yang memiliki 99 persen wilayah lautan dan biota laut masih melimpah, serta telah tersedianya Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) di Selat Lampa,  dapat menjadi modal bagi masyarakat Natuna dalam pengembangannya. “Saat ini masyarakat tidak perlu berfikir terkait masalah ikan mati atau hasil tangkapan nelayan, karena sudah ada Perindo,” ujarnya.

Kata Siwandi, secara nasional dan daerah setiap kecamatan harus memiliki potensi, seperti halnya di Kecamatan Bunguran Timur Laut dijadikan ternak sapi, dan di Kecamatan Bunguran Tengah dijadikan potensi bagi petani sayur. Dengan demikian, hal tersebut harus menjadi dasar tanggungjawab pemerintah dalam mengoptimalkan potensi yang ada terutama pada bidang kelautan dan perikanan.

“Tidak menutup kemungkinan pengexporan ikan napoleon yang ada di Sedanau meningkatkan dari yang sebulan 2 kali menjadi 4 kali,” kata Siswandi.

Dalam hal ini Siswandi berharap, Pemerintah Pusat dapat meningkatkan perkembangan potensi kelautan yang ada di Natuna, demi kemajuan kabupaten di laut perbatasan.

Sementara Perwakilan Pusat Riset Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr Agus Setiawan mengatakan, ada tiga fokus kementerian terhadap daerah diantarnya ialah memperbaiki komunikasi, budidaya perikanan, dan optimalisasi aset-aset perikanan.

Dengan memiliki potensi perikanan yang sangat besar, namun prospek budidaya perikanan di Natuna diakuinya belum optimal. “Untuk itu, kami berupaya mengembangkan bibit perikanan yang berkualitas,” ucapnya.

Dikatakan Agus, saat ini kegiatan budidaya perikanan laut saat sedang dalam optimalasi dengan dicanangkannya kampung inovasi. Agus berharap, Pemerintah Daerah dapat mendukung dan memperbaiki komunikasi yang baik dengan kementerian.

Focus Group Discussion (FGD) dilanjutkan pajian pemilihan lokasi dan daya dukung perairan untuk budidaya ikan laut oleh Pusat Riset Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan. (KP)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *