Sejumlah Toko tutup, Diskominfo Tanjungpinang: Belanja online pengaruhi pola belanja masyarakat

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 778 kali.


Delta Kepri – Kabid Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik Diskominfo Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto menyebutkan bahwa tutupnya sejumlah toko di jalan Merdeka banyak dipengaruhi oleh kemajuan teknologi saat ini.

“Belanja online secara umum mempengaruhi pola belanja masyarakat. Ritel seperti 7-Eleven, Matahari Blok M dan Manggarai tutup, sementara startup seperti bukalapak, tokopedia, sophee tumbuh. Konsumen agaknya lebih memilih belanja online karena menawarkan aneka kemudahan,” ujar Teguh, Senin (26/2/2018).

Tidak hanya itu, Kata Teguh Penyebab lain, kata dia, dipengaruhi terjadinya perpindahan penduduk secara signifikan ke kawasan timur Kota Tanjungpinang.

Pusat perekonomian Kota Tanjungpinang saat ini, bisa dikatakan telah pindah dari kawasan kota lama ke kawasan di Kecamatan Tanjungpinang Timur. Perdagangan di kawasan Bintan Center dan sekitarnya, kini bahkan tetap terjadi hingga larut malam. Bertolak belakang dengan kondisi di kawasan kota lama.

Menurut Teguh, Mengenai sistem perparkiran paralel yang diterapkan di Jalan Merdeka dan sekitarnya, yang juga dianggap sebagai penyebab tutupnya beberapa toko.

Pemko Tanjungpinang sendiri sebelumnya menerima berbagai laporan dan permintaan masyarakat agar sistem parkir di sana dikembalikan menjadi menyerong lagi. Pemerintah pun telah menjadikan masukan sebagai pertimbangan. Namun soal apakah parkir penyebab tutupnya toko, harus ada penelitian lebih lanjut.

Kota Lama tetap menjadi perhatian Pemko. yang sudah dilakukan ialah Tandjongpinang Night Market setiap hari mulai pukul 17.00 sampai tengah malam sejak 15 Januari 2018 lalu. Ke depan pasar malam makanan ini diharapkan mampu memancing geliat ekonomi Kota Lama.

Pada rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang awal Februari lalu, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang H Raja Ariza mengatakan perekonomian Kota Tanjungpinang sangat tergantung pada APBD.

Sebelumnya Sekda Tanjungpinang Drs Riono juga telah mengeluarkan instruksi tentang percepatan pelaksanaan program/kegiatan tahun anggaran 2018. (**)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *