Sejumlah Elemen Masyarakat Dorong Asril Masbah Maju Pilbup Anambas

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 110 kali.


DELTAKEPRI.CO.ID, ANAMBAS – Sejumlah elemen masyarakat dari berbagai kalangan menilai Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Asril Masbah memiliki kemampuan memimpin Kabupaten Kepulauan Anambas lima tahun ke depan.

Mereka pun mendorong sosok pemuda yang aktif dalam berbagai organisasi itu untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Anambas tahun 2020.

“Ya, kita mendorong bung Asril Masbah maju pada Pilkada Anambas tahun depan, sebagai refresentasi dari kalangan Pemuda,” ucap Alex tokoh Pemuda Jemaja, kepada Delta Kepri, Kamis (4/7/19).

Alex yang juga pengurus Pemuda Pancasila (PP) di Jemaja itu menilai, kemampuan manajerial sosok Asril Masbah tidak perlu diragukan lagi. Pada berbagai organisasi Asril mampu memberikan warna dalam setiap kebijakan organisasi.

“Kita membutuhkan sosok pemimpim muda militan dan visioner untuk membangun Anambas ke depan,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan tokoh pemuda Siantan Muslim. Ia menilai pengalaman organisasi Asril menjadi modal utama dalam memimpin pemerintahan.

Sebab menurutnya, seorang pemimpin sekelas bupati ataupun wakil bupati, jika tanpa ditopang dengan pengalaman organisasi, akan sangat gamang atau ragu dalam mengambil kebijakan.

“Jika pemimpin ragu dalam pengambilan kebijakan, maka akan berpengaruh terhadap kemajuan pembangunan,” jelas Muslim, ketua Pemuda Muhammadiyah di Kepulauan Anambas.

Sebagai Wartawan Senior, sambung Muslim, sosok Asril juga dinilai mampu membangun kerangka berfikir secara sistimatis dan konstruktif.

“Itulah kelebihannya seorang wartawan, dia multi talenta, karena sudah terbiasa membangun kerangka fikiran secara analisis,” jelasnya.

Tokoh pemuda senior lainnya, M. Sani juga berpendapat, selain kemampuan pemahaman kepemimpinan, sosok Asril adalah putra daerah asli kelahiran Jemaja yang secara konsisten menetap di Anambas sejak Anambas berpisah dari Natuna.

“Ada banyak orang pintar Anambas, tapi hanya berkoar koar di luar. Mereka tidak mau bersusah-susah menetap di Anambas. Kalau sudah saat menjelang Pileg atapun Pilkada, baru mereka sibuk – sibuk nak mencalonkan diri. Kita tidak ingin, Anambas ini hanya dijadikan lahan bagi kaum opurtunis untuk kepentingan pribadi,” cetus Panglima Hulubalang Lembaga Adat Melayu Kabupaten Kepulauan Anambas itu.

(DK – red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *