Sejarah Penyengat, Lahirkan Kerjasama Perhimpunan Melayu Raya Tanjungpinang dan Pelindo

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 1066 kali.


DELTAKEPRI.CO.ID, TANJUNGPINANG – Pulau Penyengat yang terletak di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau memiliki banyak faktor memperkuat konsep pengembangan destinasi wisata religi.

Dengan memanfaatkan salah satu sejarah itu, Perhimpunan Melayu Raya (Hi-Melaya) Wilayah Tanjungpinang menjalin kerjasama dengan Pelindo I Tanjungpinang.

Kerjasama itu pun telah dibahas oleh pengurus Kordinator Hi-Melaya bersama Pelindo di Balai Melayu Raya Tanjungpinang pada Selasa (27/8/2019) kemarin.

Ketua Korwil Hi-Melaya Tanjungpinang Arie Sunandar mengungkapkan, selain membahas kerjasama tentang pengembangan destinasi wisata religi di Pulau Penyengat.

Melayu Raya bersama Pelindo, kata Arie kedepannya juga akan merencanakan kerjasama yang meliputi pemasaran hingga pengembangan pariwisata di kota guridam—slogan Tanjungpinang.

“Karena Pelindo dinilai care terhadap pariwisata di Tanjungpinang. Kedepan kita merencanakan kerjasama dalam bentuk pemasaran dan pengembangan pariwisata,” ujar Arie.

Sambutan hangat terhadap konsep pengembangan destinasi wisata religi disampaikan oleh General Manager Pelindo I Tanjungpinang, Arif Indra Perdana.

Arif sependapat, dalam rencana program bersama Melayu Raya, dijelaskannya Pelindo akan mendatangkan agen travel untuk memperkenalkan Pulau Penyengat.

“Agar agen-agen itu bisa mendatangkan wisatawan dalam negeri mau pun luar negeri,” ungkapnya.

Pertemuan itu, Pelindo I Tanjungpinang turut menghadirkan konsultan pariwisata dari Jogjakarta yang akan merancang rencana program pengembangan dan pemasaran destinasi wisata Pulau Penyengat.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *