RSJ tidak ada, Dinsosnaker Tanjungpinang harap Pemprov Kepri memikirkannya

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 858 kali.


Delta Kepri – Seorang Pria yang diduga mengalami gangguan jiwa ini adalah salah satu tahanan Dinas Sosial dan ketenagakerjaan (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang, Sabtu (14/10) kemarin.

Nama pria yang mengalami gangguan jiwa dan sempat menjadi viral di berbagai media sosial tersebut adalah Usman.

Sementara itu, menanggapi laporan dari warga, bahwa Usman telah melukai dengan membacok dan mengakibatkan tangan salah seorang warga nyaris putus menggunakan senjata tajam.

Kepala Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang, Agus Setiawarman mengatakan Usman sebelumnya berada pada pengawasan Dinsos, akan tetapi untuk saat ini sudah tidak lagi.

“Iya benar, bahwa yang bersangkutan sebelumnya berada dibawah pengawasan kita. Namun sekarang sudah tidak lagi,” kata Agus.

Agus juga mengungkapkan, dipenghujung tahun ini Tanjungpinang memang sudah semakin bertambah jumlah orang yang mengalami gangguan jiwa.

“Hingga saat ini, kita telah menangani 34 kasus gangguan jiwa, dan itu pada penghujung tahun ini,” ungkapnya.

Menurutnya, sejauh ini Dinsos telah melakukan penjangkauan dan pengamanan, hingga pengiriman langsung ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Pekanbaru Provinsi Riau.

“Jadi, jika ditemukan orang yang mengalami gangguan jiwa dalam hitungan 2×24 jam, kita segera kirimkan ke tempat tahanan khusus di Pekanbaru, Provinsi Riau sana,” ucapnya.

Untuk itu, Agus berharap kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri agar memikirkan fasilitas penanganan dan penampungan gangguan Jiwa. Sehingga Tanjungpinang tidak lagi menumpang Provinsi tetangga.

“Tentunya saya berharap kepada Pemprov Kepri memikirkan tempat penanganan dan penampungan orang yang gangguan jiwa, agar kita tidak lagi menumpang ke Provinsi tetangga, yakni Provinsi Riau,” tutupnya. (Oppy)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *