PT Pelabuhan Kepri sukses buka bisnis labuh jangkar

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 49019 kali.


Delta Kepri – Selamat untuk prestasi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT. Pelabuhan Kepri yang telah berhasil membanggakan serta memanfaatkan wilayah perairan poros maritim di Provinsi Kepri.

Dan untuk pertama kalinya juga dari seluruh wilayah perairan daerah yang ada di Indonesia. PT. Pelabuhan Kepri melalui Pemerintah Daerahnya sukses membangun fasilitas Labuh Jangkar di Kawasan Berikat, BBA (Berakit Angker Area) Tanjung Berakit Provinsi Kepri. Artinya, PT. Pelabuhan Kepri merupakan satu-satunya Kawasan Berikat yang ada di laut Indonesia, melalui SK Menteri Keuangan No.1991/KM.4/2016.

Dibalik keberhasilan tersebut ada peran hebat untuk memperolehnya. Yakni peran dari Direktur PT. Pelabuhan Kepri Capten Ahmad Jauhari yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Pengembangan SDM Assosiasi Pandu Indonesia.

Capten Ahmad Jauhari menjelaskan dari seluruh perairan yang dikuasai oleh Republik Indonesia, hanya daerah Provinsi Kepri yang telah berhasil mengelola Labuh Jangkarnya melalui BUP PT. Pelabuhan Kepri.

Capten Ahmad Jauhari juga mengatakan pada hari minggu tanggal 13 November tahun 2016 pukul 02:00 WIB tengah malam tadi dan Pukul 07:00 WIB dini hari tadi. Untuk pertama kalinya Kapal Tangker Migas dari perusahaan asing Fendercare Marine telah berlabuh di Lego Jangkar milik PT. Pelabuhan Kepri. Dan adapun kapal yang akan berlabuh di Lego Jangkar milik PT. Pelabuhan Kepri dalam bulan November ini adalah Kapal SALTRAM GAS, Kapal EMILIY KOSAN GAS, Kapal JS JAGUAR GAS, Kapal GAS SUCCSESS, Kapal GAS PRODIGY dan Kapal GAS INSPIRATION.

“Ini sebuah prestasi yang tidak mudah diraih oleh siapapun dan untuk pertama kalinya dari seluruh perairan yang dikuasai oleh Republik Indonesia, hanya daerah Provinsi Kepri yang telah berhasil mengelola Labuh Jangkar melalui BUPnya. Artinya satu-satunya Kawasan Berikat yang ada di laut Indonesia Melalui SK Menteri Keuangan No.1991/KM.4/2016. Dan diinformasikan, pada hari minggu tanggal 13 November tahun 2016 pukul 02:00 WIB tengah malam tadi dan Pukul 07:00 WIB pagi tadi. Kapal Tangker Migas dari perusahaan asing Fendercare Marine telah berlabuh di Lego Jangkar milik PT. Pelabuhan Kepri. Jelas ini sebuah langkah baru dari awal kesuksesan poros maritim di wilayah perairan Provinsi Kepri,” kata Capten Ahmad Jauhari (13/11) melalui via seluler.

Menurut Capten Ahmad Jauhari, PT. Pelabuhan Kepri yang dipimpinnya saat ini sudah menyiapkan beberapa langkah strategi bagi bisnis kepelabuhanan dan menjanjikan untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.

Dikatakan Ahmad Jauhari, untuk sementara ini bisnis yang telah disiapkan oleh PT. Pelabuhan Kepri adalah bisnis Pelayanan Pemanduan dan Penundaan Kapal. Kemudian untuk diinformasikan kembali, PT. Pelabuhan Kepri melalui Bidang Opersional juga sudah mempersiapkan permintaan dari jasa bisnis Kepelabuhan Lego Jangkar swasta.

Lanjutnya, yang perlu diketahui saat ini juga PT. Pelabuhan Kepri belum memiliki izin BUP. Dengan begitu pihak PT. Pelabuhan Kepri melakukan langkah briliant, dengan cara menggandeng Perusahaan swasta yang sudah memiliki izin BUPnya. Dimana perjanjian kerjasama tersebut tanpa mengurangi pendapatan kita dan dari hasil Kesepakatan tersebut telah disetujui oleh mitra usaha kepelabuhanan yakni, PT MBS (Mitra Bandar Samudra).

“Kita sudah menyiapkan beberapa bisnis yang strategis dan menjanjikan bagi peningkatan PAD Pemrov Kepri. Bisnis itu sering dikatakan dengan nama bisnis turunan dari bisnis utama Lego Jangkar. Perusahaan kita sendiri belum memiliki izin BUP, dengan begitu kita mencari solusi dengan menggandeng perusahaan swasta, PT MBS. Dan kesepakatan kerjasama tersebut, tanpa mengurangi pendapatan kita sebagai tuan rumah,” jelasnya. (DK)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *