Provinsi Kepri “Terselamatkan” berkat Kota Tanjungpinang

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 1786 kali.


Delta Kepri – Kota Tanjungpinang telah berhasil menyelamatkan Provinsi Kepulauan Riau di kancah nasional.

Dengan seleksi yang sangat ketat, Kota Tanjungpinang telah memboyong piala Anugerah Pangripta Nusantara (APN) 2017 sebagai Kota perencanana Pembangunan terbaik ke tiga se- Indonesia.

Hal ini terbukti dari 99 kota di Indonesia, Kota Tanjungpinang merupakan kota dengan perencanaan terbaik pertama di luar Jawa, dan peringkat ke tiga Se-Indonesia setelah kota Batu Provinsi Jawa Timur yang menduduki peringkat pertama dan diikuti Kota Pekalongan Provinsi Jawa Tengah pada posisi peringkat ke dua.

Prestasi demi prestasi kembali diukir dimasa Pemerintahan Lis-Syahrul di Tingkat Nasional.

Sementara itu, Piala APN diserahkan langsung oleh Menteri PPN/Bappenas Bambang Brojo Negoro kepada Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (26/4).

APN adalah penghargaan yang diberikan oleh kementerian PPN/Bappenas kepada daerah yang telah berhasil meraih prestasi di bidang Perencanaan Pembangunan.

Adapun seleksi dilaksanakan meliputi empat (4) tahap yang dilalui oleh Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Tanjungpinang.

Pada tahap keempat dilaksanakan dalam bentuk presentase dan wawancara oleh Kepala Bappelitbang Drs. Surjadi, M.T pada tanggal 30 Maret 2017 lalu, yang diikuti oleh Kepala Bappeda masing-masing Kabupaten/Kota lainnya yang masuk nominasi tingkat nasional.

Dalam penilaian tahap 4 tersebut, cakupan penilaian terdiri dari 12 kriteria yang meliputi penilaian terhadap keterkaitan antara Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dengan RPJMD dan RKP 2017.

Konsistensinya dimulai antara evaluasi penilaian terhadap penyusunan perencanaan, tampilan dan materi presentase serta kemampuan presentasi dan penguasaan materi.

Setelah berhasil melalui serangkaian tahapan seleksi, akhirmya Tanjungpinangpun terpilih sebagai perencana pembangunan terbaik peringkat ke tiga se-Indonesia.

Acara tersebut juga disejalankan dengan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2017 yang dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Dalam pidatonya Jokowi mengatakan,sudah bertahun-tahun penyusunan anggran tidak pernah fokus dan tidak memiliki perioritas yang jelas. Ia kembali mengingatkan agar diberi skala perioritas cukup 2 atau 3 saja jangan semua kegiatan dijadikan prioritas.

Selain itu, ia juga mengingatkan perlunya integritas antara pemerintah pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota yang terkonsolidasi dengan baik.

Ia mencontohkan ada pelabuhan tapi tidak ada jalan, bagaimana bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“APBN maupun APBD kita kecil, tidak ada jalan lain, selain menggaet investor menanamkan investasi di Indonesia, namun karena ketidak nyamanan dan birokrasi berbelit-belit sehingga mereka berpindah investasi ke Negara lain,” ujar Jokowi.

Jokowi menambahkan, Zaman sekarang ini bukan yang besar kalahkan yang kecil, bukan yang kuat kalahkan yang lemah, akan tetapi yang cepat mengalahkan yang lambat. Untuk itu, kita perlu mempersiapkan diri dalam segala hal,” tambah Jokowi.

Disela-sela penerimaan piala APN, Li juga menyampaikan rasa syukur dan bahagia terhadap apa yang sudah diraih Pemerintah Kota Tanjungpinang, sehingga Tanjungpinang terbilang di tingkat nasional terutama dalam hal perencanaan pembangunan daerah.

Hal ini juga menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menata dan membangun Kota Tanjungpinang.

Lanjutnya, ia juga berpesan hal ini sebagai motivasi untuk terus berbuat yang terbaik dan berinovasi.

“Meskipun kita belum mampu menata pembangunan secara menyeluruh, namun kita sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan, keberhasilan ini juga tidak terlepas dari RPJMD, LAKIP, dan proses RKPD serta Renja APBD yang sudah seirama,” ucap Lis.

Dikatakan Lis, penghargaan bukanlah menjadi tujuan utama yang dicari, akan tetapi menunjukkan hasil kerja yang sudah kita perbuat selama ini untuk negeri tercinta, dan bagaimana pemimpin bisa melakukan sinergisitas antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

Lis juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Tanjungpinang serta seluruh masyarakat Tanjungpinang yang telah turut serta berperan aktif dalam perencanaan pembangunan di daerah ini. (Hms)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *