PKB Pastikan Sirajudin Nur Lolos

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 134 kali.


Delta Kepri – Berdasarkan hasil penghitungan real count dari C1 yang dihimpun PKB di dapil Kepulauan Riau 4 (Kec. Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota, Batu Ampar) di 1.017 TPS (87% TPS), perolehan suara PKB melampaui perolehan suara Partai Demokrat dan Partai Hanura dan memastikan 1 (satu) kursi DPRD Kepri 2019 – 2024 lolos atas nama Caleg SIRAJUDIN NUR.

Jumlah perolehan suara PKB Dapil Kepri 4 yang sudah masuk mencapai 10.445 suara, diatas partai Demokrat dan Hanura.

Menurut Ketua Tim Kampanye Sirajudin Nur, Hj. Titik Eriyani Hakim, perolehan suara PKB ini sudah sesuai target yang diharapkan.

“Kami memang tidak muluk-muluk dalam menetapkan target. Melihat hasil pemilu 2014 lalu, kami tetap memasang target mempertahankan 1 (satu) kursi DPRD Kepri dari Dapil Kepri 4” ujar Hj. Titik Eriyani Hakim atau yang akrab disapa Bu Titik.

Sirajudin Nur yang di hubungi media ini mengatakan perolehan suara PKB ini sudah diprediksi sebelumnya, mengingat persaingan di dapil Kepri 4 ini sangat ketat.

“Kami tentu bersyukur dengan hasil yang diperoleh, mengingat pemilu kali ini sangat ketat persaingannya. Kami berharap agar seluruh penyelenggara Pemilu (KPU & Bawaslu) benar-benar dapat menjalankan tugasnya dengan jujur dan berintegritas, dan dapat mencegah pihak-pihak yang berniat melakukan kecurangan. Kualitas pemilu ini sangat ditentukan oleh kejujuran para penyelenggara pemilu” demikian kata Sirajudin Nur.

Dari rekapitulasi sementara perolehan suara partai-partai yang kami terima dari Tim Kampanye Sirajudin Nur, perolehan suara di Dapil Kepri 4 masih didominasi PDI-P disusul Gerindra dan Golkar.

Ketika ditanya berapa suara pribadi yang diperoleh di pemilu kali ini, Sirajudin Nur mengatakan terjadi peningkatan secara signifkan dari Pemilu 2014.

“Pada Pemilu 2014 lalu saya mendapat jumlah suara sah sebesar 2.500 an, dan di Pemilu 2019 ini dari perhitungan sementara di 87% TPS sudah mendapatkan suara lebih kurang 6.017 suara. Saya menyayangkan banyak pemilih saya yang tidak dapat mencoblos karena kehabisan kertas suara di beberapa TPS di 4 kecamatan” ungkap Sirajudin Nur di akhir wawancara. (**)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *