PJ. GUBERNUR RAPAT TERTUTUP DENGAN DPRD

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 711 kali.


Delta Kepri – Penjabat Gubernur Kepulauan Riau Agung Mulyana mengadakan rapat tertutup dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri di Gedung Daerah, Jumat (11/9/2015). Hadir langsung ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak pada kesempatan ini.

Selain itu hadir juga anggota lainnya seperti Sofyan Samsir, Hotman Hutapea, Tawarich, Rudi Chua,Husnizar Hood, dr. Yusrizal dan Syukri Farial. Pertemuan ini membahasa berbagai permasalah yang urgen di Kepulauan Riau.

Selain membahas masalah defisit yang sedang dialami APBD Kepri, permasalah lain yang dibahas juga masalah APBD Perubahan 2015 dan APBD murni tahun 2016. Tak kalah penting, dalam rapat ini juga dibahas masalah kekeringan yang terjadi di Kepri dan rencana dilakukannya hujan buatan.

“Rapat ini tentu penting kita lakukan untuk menambah keakraban saya dengan rekan-rekan di DPRD. Saya dengan pak Jumaga sudah beberapa kali bertemu, tapi dengan anggota DPRD lainnya saya masih banyak yang belum kenal,” kata Agung.

Pada kesempatan ini Agung memberikan nomor hendphone serta alamat email pribadinya kepada para anggota DPRD Kepri. Kemudian mempersilahkan para anggota Dewan untuk menghubunginya kapanpun melalui media komunikasi miliknya tersebut.

“Intinya kita jangan putus komunikasi. Silahkan hubungi saya ke nomor dan email saya. Agar kita bisa berkomunikasi secara intens membahas persoalan apapun, atau sekedar mengomentari berita di media,” ujar Agung lagi.

Sementara itu ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengaku setuju dengan apa yang diutarakan Gubernur Kepri Agung Mulyana. Menurutnya antara eksekutif dan legislatif harus intens dalam komunikasi, tidak justru saling berbalas pantun di media masa yang dibaca banyak orang.

“Kami 45 orang anggora DPRD Kepri tidak ada yang cengeng dan kami semua profesional dan baik. Tidak ada yang perlu kita sombongkan, kecuali kebaikan yang kita punya. Tentu untuk mendukung kinerja komunikasi yang baik antara kita sangat diperlukan, Karena kita lebih baik berjabat tangan daripada beradu fisik. Artinya, apapun persoalan, selalu kita mampu selesaikan bersama-sama,” kata Jumaga. (Hms)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *