Pimpin Dua Priode, Jumaga Sebut Tahun Depan Pak Jokowi Segera Bangun Jembatan Babin

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 220 kali.


DELTAKEPRI.CO.ID, TANJUNGPINANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak menyebutkan pembangunan jembatan Batam-Bintan (Babin) tahun 2020 akan segera direalisasikan.

“Kemenangan pak Presiden Jokowi di priode kedua ini menjadi kabar bagus buat kita di Provinsi Kepri, dimana pembangunan jembatan Babin akan segera dimulai,” ujar Jumaga yang juga merupakan kader partai PDI-P itu usai menggelar rapat paripurna, Rabu (3/7/2019).

“Itu janji pak Jokowi kemarin waktu kampanye di Batam, beliau akan segera mewujudkan pembangunan jembatan Babin. Jadi tidak mungkin beliau berbohong, apalagi saat ini ia terpilih kembali,” sambungnya.

Untuk biaya pembangunan jembatan itu, kata Jumaga pemerintah provinsi Kepri telah mengajukannya ke pusat. Saat ini pemerintah pusat sedang menganggarkan untuk dibebankan kepada APBN 2020.

Terpisah, Gubernur Provinsi Kepri H Nurdin Basirun mengatakan pembangunan jembatan Babin telah menemukan titik terang.

“Insyaallah, sudah ada angin segar, dari Kemenhub kita harapkan dapat terlaksana di tahun 2020 mendatang,” terangnya.

Menurut Gubernur, untuk pembangunan Jembatan yang menghubungkan antara kota Batam dan Pulau Bintan tersebut juga telah mendapat persetujuan dari Kemenhub dan Kemenkeu dikarenakan nantinya pembangunan menggunakan APBN tahun 2020.

“Hanya saja kemarin ada sedikit perubahan di DED, namun kita optimis karena presiden juga telah mendukung terealisasinya Jembatan Batam-Bintan ini,” tegasnya.

Sementara Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Barenlitbang) Kepulauan Riau, Naharuddin mengaku optimis jika pembangunan Jembatan Babin akan terealisasi.

“Proyek ini sudah diusulkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) pada Mei lalu, dan sekarang sudah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional ( RPJMN),” ucap Nahar.

Jembatan Babin sendiri akan menghubungkan empat pulau, yaitu Pulau Tanjung Taluk, Pulau Ngenang, Tanjung Sauh, dan Lobam.

Ia menambahkan, pihak kementerian juga tengah mengubah Detail Engineering Design (DED) Jembatan Babin yang diusulkan Pemerintah Provinsi Kepri.

“Terutama di bagian trase atau tapak jalan jembatan yang nantinya akan melewati empat pulau tersebut, dan besaran anggarannya pun kami ketahui karena masih menunggu hasil DED dari Kementerian PUPR,” pungkas Nahar.

(DK)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *