Perkuat Ekonomi, Balai Karantina Tanjungpinang Lepas Ekspor Karet Ke Lima Negara

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 542 kali.


Delta Kepri – Perkuat nilai ekspor lokal, Kantor Balai Karantina dan Pertanian Tanjungpinang lepas ekspor karet ke lima negara ini, Amerika Serikat (AS), Korea, Kanada, China, dan Italia.

Pelepasan ekspor karet dengan jumlah komoditi 1.048.880 kilogram tersebut berlangsung di Kantor Karantina dan Pertanian Wilayah Kerja Bandara Tanjungpinang, Jumat (8/3/2019).

Kepala Badan Karantina dan Pertanian Pusat, Ali Jamil mengatakan, pelepasan ekspor karet yang diekspor tersebut milik PT. Pulau Bintan Djaya.

“Pelepasan ekspor karet ini dikemas dalam program bertajuk Agro Gemilang atau Ayo Galakkan Ekspor Generasi Milenial Bangsa,” ucapnya.

Adapun nilai komoditi tersebut diperkirakan mencapai Rp19 miliar.

Berdasarkan data produksi karet sepanjang tahun 2018  tercatat 14.901 405 kilogram (kg) dengan nilai Rp268,3 miliar.

Sementara dalam hal tersebut, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun sangat antusias mendukung kegiatan ekspor komoditas pertanian dari Kepulauan Riau.

“Dengan posisi daerah yang strategis, kita akan melibatkan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Dinas Pariwisata, untuk melakukan promosi marketing terhadap komoditas pertanian dari Kepri untuk di ekspor, agar petani di Kepri semakin sejahtera,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Balai Karantina dan Pertanian Tanjungpinang drh  Donny Muksydayan. Ia mengatakan selain karet lempengan, pihaknya juga melakukan sertifikasi untuk ekspor babi potong dari hasil peternakan PT Indotirta Suaka yang berlokasi di Pulau Bulan.

“Selain karet, Karantina Tanjungpinang juga melakukan sertifikasi untuk ekspor babi hasil dari peternakan PT. Indo Tirta Suaka yang terletak di Pulau Bulan dengan tujuan ekspor ke Negara Singapura sebesar 2,505 ekor dengan nilai Rp. 8 Miliar,” ujarnya.

“Pada tahun 2018, ekspor Babi dari Pulau Bulan tujuan Singapura berhasil mengumpulkan 270.832 ekor dengan nilal ekonomi Rp. 866.7 Milyar.” tutupnya. (BT)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *