Penyerahan Ribuan Sertifikat, Bupati Lingga Beberkan Program Dibawah Kepemimpinan Jokowi

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 245 kali.


Delta Kepri – Peristiwa itu terjadi, Sabtu 13 April 2019, daerah Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, saat sebelum Bupati Lingga, menyerahkan sertifikat tanah.

Munculnya pernyataan sikap Bupati Lingga, Alias Wello, ditujukan langsung kepada Presiden RI, Joko Widodo atas kepemimpinannya.

Dibawah kepemimpinan Presiden, kata Bupati, banyak program nasional yang dapat langsung menyentuh, dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dicontohkan salah satunya, Program Pendaftaran Tanah Sistemik Lengkap (PTSL).

Menurut bupati, dampak dari pada program tersebut sangat positif dan berimbas langsung kepada kebutuhan masyarakat, dirinya pun mengucapkan syukur bahwa program Presiden Jokowi, kini telah dirasakan sepenuh oleh masyarakat luas, khususnya di Lingga.

Bermuara disini, informasi dihimpun, bahwa masyarakat yang puluhan tahun lamanya, tinggal di lahan yang ditempati warga, diklaim bahwa tanah itu milik mereka.

Namun, hal itu tak dapat dibuktikan keabsahannya. Maka program PTSL, seperti yang diucapkan Bupati Lingga, telah menghantarkan perubahan baru, dan semua pemilik tanah saat ini di Lingga, sudah memiliki sertifikat sah.

Program ini telah dimulai sejak 2017 dengan menyasar 80 Juta bidang tanah yang belum tersertifikasi, hanya saja untuk Kabupaten Lingga baru dimulai pada tahun 2018 dan itu pun disambut dengan sangat baik oleh masyarakat.

Menginggat, pemerintah melalui Inpres No 2 tahun 2018, tanggal 13 Februari 2018, telah menandatangani Instruksi Presiden tentang PTSL. Kementerian ATR/BPN, kemudian menyelaraskan kebijakan dengan mengeluarkan Peraturan No. 6 tahun 2018.

Kebijakan itu, dinilai sangat positif serta membantu masyarakat, sertifikat tanah yang diterbitkan, gratis tanpa dipungut biaya, syarat-syarat mudah, sistematik.

Pernyataan sikap yang disampaikan Bupati Lingga, bukan sesumbar, bukan pencitraan, realisasinya telah dilangsungkan di Gedung Nasional, Dabo Singkep, kepada warga penerima sertifikat.

Acara penyerahan, dilangsungkan oleh Pemkab Lingga, bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lingga.

“Untuk tahun ini, ditargetkan akan diproses kuota sebanyak tiga belas ribu sertifikat tanah,” ungkap Kepala Kantor BPN Lingga, Syaiful Mazdar, dikutip keterangan resminya, Sabtu kemarin.

Sejalan atas keterangan bupati, Pemkab Lingga sudah melakukan sosialisasi di tingkat kecamatan, kelurahan, baik itu desa. Bertujuan untuk mendukung program tersebut terus dapat sukses berjalan.

“Melihat antusiasme masyarakat, untuk pengurusan tersebut, Insyaallah kita akan bekerja cepat. Dan masyarakat sudah menunggu-nunggu, ada sebagian mulai kita proses. Insyaallah target tiga belas ribu pengadaan sertifikat tersebut akan dapat tercapai,” kata bupati.

Atas pencapaian ini, Awe, sapaan akrab Bupati Lingga, pemilik program “Lingga Terbilang 2020”, memberikan apresiasi kepada seluruh tim, dipimpin Kepala BPN Lingga, Syaiful Mazdar.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang turut hadir, didampingi langsung Bupati Lingga, menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis kepada enam orang warga, sebagai tanda penyerahan sertifikat tersebut sudah resmi dilaksanakan di kabupaten Lingga.

Sebagaimana diketahui, penyerahan sertifikat tanah sebanyak 1124 dokumen, terdiri dari 880, untuk kelurahan Dabo, dan 224 sisanya, untuk kelurahan Dabo Lama.

Khusus di kelurahan dan desa lainnya, sebagaimana disampaikan dalam keterangan hari itu, segera menyusul. Total sertifikat yang diterbitkan, khusus di kabupaten Lingga, semuanya berjumlah 2644 dokumen. (Simarmata)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *