Penurunan Harga Tiket Pesawat Diduga Kamuflase

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 3091 kali.


DELTAKEPRI.CO.ID – KETUA Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menduga langkah pemerintah yang meminta agar maskapai menurunkan harga tiket pesawat kategori low cost carrier (LCC) pada momen tertentu hanya kamuflase.

Langkah instruksi penurunan harga tiket pesawat dari pemerintah bukanlah langkah yang serius dilakukan sebab penurunan harga tiket hanya berlaku pada tanggal non-peak season.

“Tanpa diminta pun, pihak maskapai akan menurunkan tarif tiketnya pada jam dan hari non-peak season tersebut. Jadi turunnya tiket pesawat hanya kamuflase saja,” kata Tulus dalam keterangan tertulis, Rabu (3/7).

Jika tarif tiket pesawat mau turun signifikan, pemerintah harus menghapus pajak pertambahan nilai atau PPN tiket dan PPN avtur yang masing-masing sebesar 10%.

“Di banyak negara tidak ada PPN tiket dan avtur. Jadi pemerintah harus bersikap fair. Jangan hanya maskapai saja yang diinjak agar tarifnya turun tetapi pemerintah tidak mau ‘bagi-bagi beban’ alias mau menang sendiri,” tegasnya.

Kebijakan pemerintah untuk menurunkan tiket pesawat di luar ketentuan regulasi soal tiket batas atas (TBA) dan tiket batas bawah (TBB).

Hal ini bisa menjadi kebijakan kontraproduktif yakni sisi keberlanjutan finansial maskapai udara yang menjadi taruhannya.

“Pada akhirnya konsumen justru akan dirugikan,” ujarnya.

sumber : media indonesia




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *