Pemprov Bahas Penanganan Konflik Sosial 2019

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 330 kali.


DELTAKEPRI.CO.ID, TANJUNGPINANG – Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial mesti cepat menangani masalah sosial dengan baik apapun yang terjadi agar tidak berdampak buruk pada masyarakat dan menganggu jalannya pembangunan.

Hal itu ditegaskan Arif Fadillah saat membuka rapat koordinasi penanganan konflik sosial 2019 yang digelar Kesbangpol Linmas Pemprov Kepri di Hotel Aston, Rabu (28/8/2019).

Kebersamaan dan kinerja tim terpadu penanganan konflik sosial bisa mengambil keputusan lebih cepat untuk mencari jalan keluar dari permasalahan sosial yang muncul.

“Saat ini informasi lebih cepat menyebar hingga karena bantuan teknologi. Ini perlu sinergisitas antar lembaga dan itu sangat diperlukan,” kata Arif Fadillah.

Arif berharap, tim penanganan konflik sosial juga membuat dokumentasi kegiatan dengan rapi dan programnya kedepan terencana apalagi kini ada penilaian dari kemendagri tentang sistem kerja tim penanganan konflik sosial.

Kepala Badan Kesbangpol Linmas Pemprov Kepri Lamidi dalam kesempatan itu menyebutkan keberadaan Tim Penanganan Konflik sosial ini terdiri dari berbagai lembaga. Hal itu, kata dia sesuai dengan Keputusan Mendagri dan dikuatkan melalui keputusan gubernur hingga dileadingsektorkan di Kesbangpol.

Dalam Rapat tim terpadu Kesbangpol Pemprov menghadirkan Danang Bintoro dari Direktorat Kewaspadaan Nasional, Kemendagri RI dan diikuti oleh untur TNI Polri, Kemenhum HAM, Kemenag, Kejati Kepri, BIN dan sejumlah OPD Pemprov Kepri serta Organisasi bentukan pemerintah Pusat seperti Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT).

Sementara lainnya turur hadir juga beberapa organisasi yang dibentuk berdasarkan SK Gubernur Kepri seperti Forum Kewaspadaan Dini masyarakat (FKDM), Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).


TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *